China Harap ASEAN Tolak Pihak Luar Saat Negosiasi Laut China Selatan

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok menegaskan pentingnya penyelesaian Pedoman Tata Perilaku (Code of Conduct/CoC) di Laut China Selatan secara eksklusif antara negara‑negara kawasan. Dalam pernyataan terbaru, Beijing mengharapkan negara‑anggota ASEAN menolak intervensi atau pengaruh pihak ketiga, termasuk negara‑negara luar, dalam proses negosiasi tersebut.

China menilai bahwa penyusunan CoC merupakan langkah krusial untuk menghindari ketegangan militer dan menjaga stabilitas maritim. Pemerintah Beijing menekankan bahwa CoC harus dibangun berdasarkan prinsip kedaulatan, keamanan, serta kepentingan bersama, tanpa campur tangan eksternal yang dapat memicu dinamika politik yang tidak diinginkan.

Beberapa poin utama yang ditekankan oleh China meliputi:

  • Negosiasi harus dilakukan secara langsung antara China dan negara‑anggota ASEAN.
  • Penggunaan mekanisme multilateral yang tidak melibatkan kekuatan luar seperti Amerika Serikat atau negara lain.
  • Penyusunan CoC harus mencerminkan kepentingan keamanan dan ekonomi kawasan, serta menghormati hukum internasional, khususnya UNCLOS.
  • Setiap langkah yang dapat memperburuk ketegangan, termasuk latihan militer bersama pihak ketiga, harus dihindari.

Meski demikian, posisi beberapa negara anggota ASEAN masih beragam. Beberapa di antaranya menilai kehadiran pihak luar, terutama Amerika Serikat, dapat memberikan jaminan keamanan tambahan dalam menghadapi klaim teritorial China. Hal ini menimbulkan tantangan bagi upaya China untuk meyakinkan seluruh ASEAN menolak intervensi eksternal.

China juga menyoroti pentingnya memperkuat kepercayaan melalui dialog rutin, pertukaran informasi maritim, dan kerja sama ekonomi di sektor perikanan serta energi. Menurut Beijing, pendekatan yang inklusif namun tetap mengedepankan kepemilikan kawasan oleh negara‑negara ASEAN akan mempercepat pencapaian CoC yang komprehensif.

Jika ASEAN dapat menyepakati penolakan terhadap campur tangan luar, China berharap proses negosiasi CoC akan berjalan lebih lancar, mengurangi potensi konflik, dan menciptakan kerangka kerja yang stabil bagi semua pihak yang beroperasi di Laut China Selatan.