Cek Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Prabowo Pastikan Penghasilan Nelayan Harus Naik

LintasWarganet.com – 09 Mei 2026 | Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih, Gorontalo, pada pekan ini. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah untuk meninjau langsung kondisi nelayan setempat dan menegaskan komitmen meningkatkan pendapatan mereka melalui serangkaian fasilitas baru.

Berikut ini adalah rangkaian fasilitas yang dijanjikan akan dibangun di Kampung Merah Putih:

  • Pelabuhan ikan modern dengan dermaga berkapasitas 50 kapal.
  • Cold storage berpendingin berkapasitas 5.000 ton untuk mengurangi kerusakan hasil tangkapan.
  • Unit pengolahan ikan (fillet, pengeringan, kalengan) yang dapat meningkatkan nilai tambah produk.
  • Pusat pelatihan teknologi penangkapan ramah lingkungan dan manajemen usaha perikanan.
  • Skema pembiayaan mikro dengan bunga subsidi bagi nelayan yang ingin memperluas armada.

Rencana investasi keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 1,8 triliun dan akan dilaksanakan dalam tiga fase, sebagaimana ditunjukkan dalam tabel di bawah:

Fasilitas Estimasi Biaya (Miliar Rupiah) Waktu Penyelesaian
Pelabuhan ikan modern 600 2026‑2027
Cold storage 450 2026‑2027
Unit pengolahan 400 2027‑2028
Pusat pelatihan 200 2026‑2027
Skema pembiayaan mikro 150 2026‑2029

Presiden menegaskan, “Saya tidak akan berhenti sampai penghasilan nelayan di seluruh Indonesia naik secara signifikan. Dengan fasilitas yang tepat, mereka dapat menjual hasil tangkapan dengan harga yang lebih kompetitif dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.”

Kampung Nelayan Merah Putih, yang terkenal dengan tradisi budaya maritimnya, dipilih sebagai contoh percontohan karena letaknya yang strategis di pesisir pantai utara Gorontalo. Pemerintah daerah setempat menyambut baik inisiatif ini dan berjanji akan bekerja sama secara intensif untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu.

Para nelayan yang hadir dalam acara tersebut menyatakan harapan besar. “Jika fasilitas ini selesai, kami tidak lagi harus menunggu lama di pasar untuk menjual ikan, dan keluarga kami bisa hidup lebih layak,” ujar salah satu nelayan senior.