Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Beli Jam Rolex di INTime Senayan City dari Hasil Korupsi
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Beli Jam Rolex di INTime Senayan City dari Hasil Korupsi

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Beli Jam Rolex di INTime Senayan City dari Hasil Korupsi

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, kini menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa ia membeli jam tangan mewah merek Rolex di gerai INTime Senayan City dengan dana yang diduga berasal dari praktik korupsi.

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait dan menelusuri jejak transaksi barang mewah tersebut. Menurut hasil penyelidikan awal, pembelian Rolex tersebut tercatat pada bulan Mei 2025 dengan nilai sekitar Rp 120 juta.

Investigasi mengaitkan dana pembelian dengan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di Pekalongan yang sebelumnya menjadi subjek pemeriksaan KPK atas dugaan penyalahgunaan anggaran. Pada saat itu, Fadia Arafiq menjabat sebagai bupati dan memiliki otoritas dalam penyaluran dana APBD.

  • Lokasi pembelian: INTime Senayan City, Jakarta Selatan.
  • Jenis barang: Jam tangan Rolex model Submariner.
  • Nilai transaksi: Sekitar Rp 120 juta.
  • Sumber dana diduga: Anggaran proyek infrastruktur Pekalongan yang terindikasi korupsi.

KPK menegaskan bahwa proses penyidikan masih berjalan dan belum ada putusan akhir. Sementara itu, pihak Bupati Pekalongan belum memberikan pernyataan resmi mengenai tuduhan tersebut.

Jika terbukti, Fadia Arafiq dapat dikenai sanksi pidana sesuai Undang‑Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, termasuk hukuman penjara dan denda. Kasus ini menambah daftar pejabat daerah yang sedang berada di bawah pengawasan KPK pada tahun 2025.

Masyarakat Pekalongan menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik. Organisasi masyarakat sipil lokal juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran daerah untuk mencegah praktik korupsi di masa mendatang.