LintasWarganet.com – 03 Mei 2026 | Binokasih, sebuah inisiatif kebudayaan yang diprakarsai oleh pemerintah daerah Sumedang, kembali menghidupkan kembali jejak panjang sejarah Sunda melalui sebuah pameran yang diselenggarakan di Keraton Sumedang Larang. Acara ini menampilkan koleksi artefak, manuskrip, dan benda bersejarah yang memancarkan kilau emas dari balik kaca, memberi kesempatan bagi publik untuk menyelami warisan nenek moyang Sunda.
Pameran “Napas Panjang Sejarah Sunda” menampilkan lebih dari seratus item, mulai dari perhiasan logam berlapis emas, senjata tradisional, hingga naskah kuno berbahasa Sunda. Setiap benda dipajang dalam etalase kaca khusus yang dirancang untuk menonjolkan kilau dan detail artistik, sekaligus melindungi keawetan barang berharga tersebut.
Berikut adalah rangkaian kegiatan utama yang dapat diikuti pengunjung:
- Tur terpandu yang menyoroti cerita di balik setiap artefak.
- Lokakarya menulis aksara Sunda kuno.
- Demonstrasi pembuatan kerajinan logam tradisional.
- Sesi tanya jawab dengan sejarawan dan budayawan.
Sejak pembukaan pada 1 April 2024, pameran telah menarik lebih dari 15.000 pengunjung, termasuk pelajar, peneliti, serta wisatawan lokal dan mancanegara. Antusiasme tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat akan pemahaman yang lebih mendalam tentang akar budaya mereka.
Dengan menampilkan warisan budaya Sunda secara interaktif dan edukatif, Binokasih berharap dapat memperkuat rasa kebangsaan serta mendorong pelestarian budaya di era modern. Pameran akan berlangsung hingga akhir September 2024, memberikan kesempatan luas bagi siapa saja yang ingin merasakan napas sejarah Sunda yang memukau.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet