LintasWarganet.com – 15 Juni 2026 | Jakarta, 14 Juni 2026 – Turnamen Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17) menyaksikan babak final yang sangat dinanti, mempertemukan Bigetron by Vitality (BTR) melawan ONIC Esports. Dalam laga best of seven, BTR menundukkan juara bertahan ONIC dengan skor telak 4-1, mengakhiri dominasi dua musim ONIC dan merebut hadiah utama senilai Rp 1 miliar.
Perjalanan Grand Final
Pertandingan dimulai dengan BTR menampilkan inisiatif serangan agresif sejak menit pertama. Pada game pertama, robot merah berhasil mengamankan dua kill awal, menekan lane atas, dan meraih lord pada menit ke-9. Dominasi tersebut berlanjut hingga akhir game dengan eliminasi 14-3, memberi BTR keunggulan 1-0.
Game kedua kembali menunjukkan kontrol BTR atas tempo pertandingan. Meskipun ONIC berhasil mencuri turtle pada menit ke-2, BTR menahan serangan lawan dan menguasai area tengah pada menit ke-4, memastikan kemenangan pada fase early game. Skor menjadi 2-0 untuk BTR.
Game ketiga memperlihatkan BTR semakin solid, dengan Nnael menonjol sebagai MVP. Shogun menjadi motor serangan, dan tim berhasil mengamankan lord pada menit ke-15, menutup pertandingan dengan selisih eliminasi 14-7. Keunggulan 3-0 menegaskan keunggulan BTR.
ONIC tidak menyerah. Pada game keempat, Kairi memimpin serangan balik, mengamankan dua lord dan menahan tekanan BTR hingga menutup game dengan skor 14-10. Namun, BTR kembali menguasai game kelima, mencetak lima eliminasi beruntun di awal laga dan menutup pertandingan dengan kemenangan decisif, memastikan skor akhir 4-1.
Analisis Tim dan Peluang Playoff
Sebelum final, enam tim teratas regular season bersaing di playoff. ONIC menempati puncak klasemen dengan 13 kemenangan dari 16 pertandingan, menjadikannya favorit utama. TLID muncul sebagai kuda hitam dengan peningkatan performa signifikan, sementara BTR, EVOS, dan Geek Fam dianggap memiliki potensi kejutan. BTR sebelumnya pernah menumbangkan ONIC dua kali selama musim reguler, memberikan keyakinan bahwa mereka mampu mengulang hasil tersebut di final.
Keberhasilan BTR dalam mengendalikan objektif—dua turtle dan satu lord di game pertama, serta konsistensi dalam team fight—menjadi faktor penentu. Penampilan individu Nnael dan Shogun yang masing-masing terpilih MVP pada game pertama dan ketiga menambah nilai strategis tim.
Implikasi dan Langkah Selanjutnya
- Hadiah uang tunai: BTR Rp 1 miliar, ONIC Rp 560 juta.
- Kedua tim memperoleh tiket ke Mobile Legends Mod Season Cup (MSC) dalam Esports World Cup (EWC) yang akan digelar pada 1 Juli di Paris, Perancis.
- Keberhasilan BTR menghentikan dominasi ONIC membuka peluang kompetisi yang lebih terbuka pada musim mendatang.
Di samping itu, pada konferensi pers Grand Final, Shinta Dhanuwardoyo, Presiden Direktur TODAK, mengumumkan rencana kolaborasi dengan tim esports Indonesia untuk MPL Season 18, meski identitas tim masih dirahasiakan. TODAK sebelumnya berkolaborasi dengan Dewa United Esports dan EVOS, menandakan ekosistem esports Indonesia semakin menarik minat sponsor regional.
Kesimpulan
Grand Final MPL ID S17 menegaskan bahwa konsistensi, kontrol objektif, dan performa pemain kunci dapat mengubah peta persaingan esports di Indonesia. Bigetron by Vitality berhasil memanfaatkan setiap peluang, mengukir sejarah pertama mereka sebagai juara MPL Indonesia dan sekaligus menutup era dominasi ONIC. Dengan hadiah besar dan tiket ke turnamen internasional, BTR kini berada pada posisi kuat untuk melanjutkan prestasi di panggung global, sementara ONIC harus mengevaluasi taktik mereka untuk kembali ke puncak. Sementara itu, antisipasi terhadap MPL Season 18 semakin memanas, dengan rencana kolaborasi baru dari sponsor seperti TODAK menambah warna kompetisi yang akan datang.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet