BI Pertahankan BI Rate 4,75% pada April 2026, Fokus Redam Tekanan Ekonomi Global

LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) pada level 4,75 persen untuk periode April 2026. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap tekanan ekonomi yang berasal dari kondisi global, termasuk ketidakpastian geopolitik dan volatilitas pasar komoditas.

Fokus utama kebijakan ini adalah menahan laju inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah arus modal yang tidak menentu. Dengan suku bunga tetap, bank sentral berharap dapat menurunkan risiko terjadinya kenaikan harga konsumen yang berkelanjutan.

Beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan tersebut antara lain:

  • Penurunan pertumbuhan ekonomi global yang diproyeksikan menjadi 2,9% pada 2026.
  • Kenaikan harga energi dan bahan baku utama di pasar internasional.
  • Fluktuasi nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama lainnya.

Strategi jangka pendek yang diusung Bank Indonesia meliputi:

  1. Mempertahankan kebijakan moneter yang akomodatif untuk mendukung likuiditas.
  2. Intervensi pasar valuta asing bila diperlukan untuk menstabilkan rupiah.
  3. Koordinasi dengan otoritas fiskal dalam rangka menjaga defisit anggaran tetap terkendali.

Para analis memperkirakan bahwa suku bunga ini dapat tetap berada pada kisaran yang sama hingga pertengahan tahun 2026, asalkan tidak ada guncangan eksternal yang signifikan. Namun, jika inflasi domestik menunjukkan tren naik yang konsisten, Bank Indonesia siap menyesuaikan kebijakan moneter lebih lanjut.