LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Lisbon, 17 Mei 2026 – Pada laga penutup musim Primeira Liga, Benfica berhasil mengukir kemenangan meyakinkan 3-1 atas Estoril di Estádio Municipal. Kemenangan tersebut menandai akhir dari kampanye historis klub yang tidak mengalami satu kekalahan pun sepanjang 34 pertandingan. Meski catatan tak terkalahkan, sang raksasa merah-hitam harus puas menempati posisi ketiga, tertinggal delapan poin dari juara Porto dan dua poin dari runner-up Sporting.
Detail Pertandingan dan Gol
Gol pertama tercipta lewat tendangan bebas Richard Ríos pada menit ke-12, memanfaatkan ruang di area penalti Estoril. Alexander-Bah menambah keunggulan pada menit ke-34 dengan penyelesaian satu-sentimeter setelah serangan balik cepat. Rafa Silva menutup skor pada menit ke-78, menyegel kemenangan 3-1. Gol balasan Estoril dicetak oleh pemain asing mereka pada menit ke-88, namun tidak mampu mengubah hasil akhir.
Kontroversi Penaltinya
Insiden yang paling menimbulkan perdebatan adalah keputusan wasit Miguel Nogueira (AF Lisboa) yang tidak memberi penalti pada Estoril meski terdapat kontak jelas antara pemain pertahanan Benfica dan penyerang Estoril. Pedro Henriques, analis sepak bola, menilai bahwa keputusan tersebut cukup kontroversial, namun menegaskan sebagian besar keputusan wasit sudah tepat. Ia menambahkan bahwa Gonçalo Costa, yang menerima peringatan kuning, hampir terpaksa dikeluarkan setelah akumulasi kartu kuning.
Reaksi Para Penggemar dan Tokoh Sepakbola
Setelah pertandingan, pendapat para pendukung Benfica terbagi. Gaspar Ramos, mantan dirigente klub, mengkritik penurunan intensitas tim di babak kedua, menyebut “apatis” dan “kurang semangat”. Duarte Marques, mantan deputi, memuji kontribusi Schjelderup serta menyoroti perpisahan emosional dengan Pizzi, kapten legendaris yang menutup kariernya di Benfica pada pertandingan ini. Yolanda Coluna, putri legenda Mário Coluna, menilai bahwa tiga gol yang tercipta di babak pertama seharusnya bisa berlipat ganda, sementara peluang di babak kedua tidak dimanfaatkan secara maksimal.
Penghargaan Terhadap Pizzi
Suasana di Estádio da Luz turut dipenuhi penghormatan bagi Pizzi, yang mengakhiri karier profesionalnya setelah 15 tahun bersama tim. Pemain tengah tersebut menerima standing ovation dari para suporter dan dipuji atas kontribusinya selama masa kejayaan klub.
Mourinho dan Masa Depan
Keberhasilan tak terkalahkan ini menambah catatan impresif bagi Jose Mourinho, yang kini berada di tengah spekulasi kepindahan ke Real Madrid. Meskipun timnya tidak meraih gelar, Mourinho berhasil menegaskan filosofi pertahanan ketat dan konsistensi yang jarang terlihat. Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, Mourinho menyatakan bahwa keputusan kariernya “akan diputuskan minggu ini”, menyinggung adanya tawaran dari klub Spanyol meski belum ada konfirmasi resmi.
Statistik Musim
- Total pertandingan: 34
- Kemenangan: 23
- Seri: 11
- Kekalahan: 0
- Poin: 80
Catatan tak terkalahkan ini menempatkan Benfica bersama tim-tim seperti FC Sheriff (Moldova 2024-25) dan Red Star Belgrade (Serbia 2007-08) sebagai satu-satunya klub Eropa di abad ini yang gagal memenangkan gelar meski tidak pernah kalah.
Secara keseluruhan, kemenangan atas Estoril memberikan catatan akhir yang memuaskan bagi para pemain dan pelatih, namun meninggalkan pertanyaan besar tentang apa yang diperlukan untuk mengubah seri menjadi gelar. Dengan kepemimpinan Mourinho yang mungkin akan berakhir, dan pergantian pemain kunci seperti Nicolas Otamendi, Benfica berada di persimpangan penting menjelang musim 2026-27.
Penggemar berharap tim dapat mengatasi kekurangan pada babak kedua, meningkatkan produktivitas serangan, dan kembali bersaing memperebutkan gelar pada musim berikutnya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet