Belgia vs Mesir Berakhir Imbang 1-1, Emam Ashour Cetak Gol Debut di Piala Dunia 2026
Belgia vs Mesir Berakhir Imbang 1-1, Emam Ashour Cetak Gol Debut di Piala Dunia 2026

Belgia vs Mesir Berakhir Imbang 1-1, Emam Ashour Cetak Gol Debut di Piala Dunia 2026

LintasWarganet.com – 16 Juni 2026 | Pertandingan pembuka Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Mesir berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026 di Lumen Field (Seattle Stadium), Amerika Serikat. Kedua tim datang dengan ambisi berbeda; Belgia berusaha menegaskan kembali kelasnya setelah kegagalan di Qatar 2022, sementara Mesir berkeinginan mengakhiri catatan belum pernah menang di turnamen terbesar sepak bola.

Jalannya Laga

Belgia mendominasi penguasaan bola sejak menit pertama, mengandalkan kreativitas Kevin De Bruyne di lini tengah serta kecepatan Jeremy Doku di sisi kanan. Namun, serangan balik Mesir berhasil memecah kebuntuan pada menit ke‑19 lewat gol roket Emam Ashour, pemain sayap kiri Al Ahly yang baru debut di Piala Dunia. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti menembus gawang Thibaut Courtois, memberi Mesir keunggulan 1‑0.

Setelah gol tersebut, Belgia meningkatkan intensitas serangan. De Bruyne, Tielemans, dan Trossard terus menggiring bola ke wilayah pertahanan Mesir, namun gol belum terwujud. Pada menit ke‑66, sebuah insiden tak terduga terjadi: Mohamed Hany menanduk bola ke arah gawangnya sendiri, menghasilkan gol bunuh diri yang menyamakan kedudukan menjadi 1‑1.

Statistik dan Sorotan Pemain

  • Emam Ashour terpilih Man of the Match, mencatat nilai tertinggi 7,9 menurut data FIFA.
  • Kevin De Bruyne mencatat 6 tembakan, namun belum ada yang mengarah ke gawang.
  • Romelu Lukaku masuk pada babak kedua dan membantu menstabilkan pertahanan Belgia.
  • Mohamed Salah, kapten Mesir, berperan sebagai penggerak serangan, namun belum berhasil mencetak gol.

Statistik menunjukkan kedua tim memiliki peluang serupa, masing‑masing mencatat 12 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran. Penguasaan bola berada di tangan Belgia dengan persentase 58 %.

Strategi Pelatih

Rudi Garcia, pelatih Belgia, melakukan perubahan formasi di babak kedua dengan menempatkan Charles De Ketelaere di sisi kanan dan Jeremy Doku di posisi tengah, berusaha menambah variasi serangan. Sementara itu, pelatih Hossam Hassan menekankan disiplin pertahanan dan serangan balik cepat, yang terbukti efektif lewat gol Ashour.

Dampak Klasemen

Hasil imbang 1‑1 memberi Belgia tiga poin pertama di grup, menempatkan mereka di puncak klasemen Grup G dengan satu poin. Mesir, meski belum meraih kemenangan pertama di Piala Dunia, tetap berada di posisi kedua dengan poin yang sama, mengandalkan selisih gol untuk melaju ke babak berikutnya.

Jika Belgia berhasil memenangkan laga berikutnya melawan Iran atau Selandia Baru, mereka dapat mengamankan tiket ke perempat final. Bagi Mesir, kemenangan melawan salah satu lawan grup menjadi krusial untuk menghindari eliminasi.

Secara historis, pertemuan antara kedua tim mencatat tiga kemenangan Mesir, satu kemenangan Belgia, dan satu imbang dalam lima pertemuan sebelumnya, termasuk tiga laga persahabatan yang dimenangkan Mesir. Laga kali ini menambah catatan menarik dalam rivalitas yang semakin ketat.

Para pendukung yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung dapat menontonnya melalui TVRI atau layanan streaming resmi FIFA, dengan jadwal tayang pada pukul 02.00 WIB.

Kesimpulannya, pertandingan Belgia vs Mesir menunjukkan bahwa meskipun Belgia memiliki keunggulan teknis, Mesir mampu mengeksekusi strategi serangan balik secara efektif. Gol debut Emam Ashour menambah catatan pribadi yang mengesankan, sementara gol bunuh diri Hany menjadi titik balik yang mengubah hasil akhir menjadi imbang. Kedua tim kini menatap laga selanjutnya dengan target yang jelas: Belgia ingin memperkuat posisi puncak, sementara Mesir bertekad mengakhiri deretan pertandingan tanpa kemenangan di Piala Dunia.