Bank Jakarta Salurkan Manfaat CSR dari Biogas Pekayon hingga Ruang Belajar Difabel
Bank Jakarta Salurkan Manfaat CSR dari Biogas Pekayon hingga Ruang Belajar Difabel

Bank Jakarta Salurkan Manfaat CSR dari Biogas Pekayon hingga Ruang Belajar Difabel

LintasWarganet.com – 16 Juni 2026 | Bank Jakarta terus memperkuat peran sosialnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta. Beberapa inisiatif terbaru meliputi pemanfaatan limbah biogas di kawasan Pekayon serta pembangunan ruang belajar khusus bagi anak difabel.

Biogas di Pekayon

Proyek biogas di Pekayon merupakan upaya pengelolaan sampah organik menjadi energi terbarukan. Dengan mendirikan instalasi pengolahan biogas, limbah makanan dan pertanian diubah menjadi gas metana yang dapat dimanfaatkan untuk memasak, penerangan, atau bahkan pembangkit listrik skala kecil. Manfaat utama proyek ini antara lain:

  • Mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.
  • Menurunkan emisi gas rumah kaca.
  • Memberikan sumber energi bersih bagi warga sekitar.

Bank Jakarta mendukung proyek ini melalui pendanaan, pelatihan teknis, dan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Ruang Belajar Difabel

Selain fokus pada lingkungan, Bank Jakarta juga menitikberatkan pada inklusi pendidikan. Sebuah ruang belajar yang ramah difabel dibangun di salah satu sekolah negeri di Jakarta Barat. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan:

  • Meja dan kursi yang dapat disesuaikan tinggi dan sudutnya.
  • Alat bantu belajar seperti papan tulis elektronik dengan suara.
  • Materi pembelajaran dalam format braille dan audio.

Program ini bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus, sekaligus meningkatkan kesadaran guru dan orang tua tentang pentingnya lingkungan belajar yang inklusif.

Dengan kombinasi program lingkungan dan sosial, Bank Jakarta berharap dapat menciptakan dampak jangka panjang yang memperkuat pemberdayaan masyarakat, mengurangi ketimpangan, serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di ibu kota.