Bank Jakarta Raih Penghargaan Regulatory Compliance Award
Bank Jakarta Raih Penghargaan Regulatory Compliance Award

Bank Jakarta Raih Penghargaan Regulatory Compliance Award

LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Bank Jakarta kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola perusahaan yang baik dengan berhasil meraih penghargaan Regulatory Compliance Award pada acara tahunan yang digelar oleh lembaga pengawas keuangan nasional.

Penghargaan ini diberikan kepada institusi keuangan yang secara konsisten memenuhi standar kepatuhan regulasi, transparansi laporan, serta penerapan sistem pengendalian internal yang efektif selama periode penilaian. Penilaian meliputi tiga pilar utama: kepatuhan hukum, manajemen risiko, dan integritas operasional.

Faktor utama keberhasilan Bank Jakarta

  • Kepatuhan hukum: Seluruh produk dan layanan bank telah disesuaikan dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta peraturan perbankan internasional.
  • Manajemen risiko: Bank mengimplementasikan kerangka kerja Enterprise Risk Management (ERM) yang terintegrasi, termasuk pemantauan risiko kredit, likuiditas, dan operasional secara real‑time.
  • Transparansi dan pelaporan: Laporan keuangan dan tahunan disajikan secara terbuka, dengan audit independen yang mendapat nilai tinggi.

Direktur Utama Bank Jakarta, Budi Santoso, menyatakan, “Penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa budaya kepatuhan dan integritas yang kami tanamkan dalam setiap lini kerja telah membuahkan hasil. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar tata kelola demi kepentingan nasabah dan pemangku kepentingan.”

Selain penghargaan, Bank Jakarta juga melaporkan peningkatan skor kepatuhan dari 85 menjadi 92 pada survei tahunan OJK, yang menandakan perbaikan signifikan dalam proses internal. Pencapaian ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik serta memperluas pangsa pasar bank di segmen korporasi dan ritel.

Dampak bagi industri perbankan

Keberhasilan Bank Jakarta menjadi contoh bagi bank lain dalam mengoptimalkan tata kelola perusahaan. Penghargaan semacam ini mendorong seluruh sektor perbankan untuk meningkatkan mekanisme kepatuhan, mengurangi potensi pelanggaran, serta menumbuhkan budaya transparansi yang lebih kuat.