Bank Indonesia Perwakilan Jawa Timur Paparkan Lima Langkah Penguatan Rupiah
Bank Indonesia Perwakilan Jawa Timur Paparkan Lima Langkah Penguatan Rupiah

Bank Indonesia Perwakilan Jawa Timur Paparkan Lima Langkah Penguatan Rupiah

LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Bank Indonesia Perwakilan (BI) Jawa Timur menjelaskan secara rinci lima langkah kebijakan yang dirancang untuk memperkuat nilai tukar rupiah di tengah tekanan pasar global. Penjelasan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan sekelompok mahasiswa Cipayung Plus yang mengadakan demonstrasi terkait kebijakan moneter.

Para pejabat BI menegaskan bahwa upaya penguatan rupiah melibatkan kombinasi kebijakan moneter, pengendalian likuiditas, serta koordinasi dengan otoritas terkait. Berikut adalah lima langkah utama yang diuraikan:

  1. Peningkatan Intervensi Pasar Valas: Bank Indonesia akan meningkatkan operasi pasar terbuka (OPT) untuk menstabilkan nilai tukar dengan membeli dolar Amerika Serikat secara teratur.
  2. Penyesuaian Suku Bunga Acuan: Kebijakan suku bunga akan disesuaikan secara fleksibel guna menurunkan arus keluar modal dan menarik investasi asing.
  3. Peningkatan Cadangan Devisa: Upaya memperkuat cadangan devisa melalui diversifikasi aset asing dan memperluas kerja sama bilateral.
  4. Penguatan Kebijakan Likuiditas: Pengaturan rasio likuiditas wajib (RLW) pada bank-bank komersial akan ditingkatkan untuk menahan tekanan inflasi dan menjaga kestabilan pasar uang.
  5. Koordinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter: Pemerintah daerah dan pusat akan berkolaborasi dalam mengendalikan defisit anggaran serta mengoptimalkan penggunaan stimulus fiskal yang sejalan dengan tujuan moneter.

Mahasiswa yang hadir menanyakan dampak kebijakan tersebut terhadap perekonomian lokal, khususnya di sektor usaha kecil dan menengah. Pimpinan BI Jawa Timur menanggapi bahwa kebijakan ini diharapkan menciptakan iklim investasi yang lebih stabil, menurunkan biaya pinjaman, serta memperkuat daya beli masyarakat.

Secara keseluruhan, langkah-langkah tersebut merupakan respons strategis BI dalam menghadapi volatilitas nilai tukar, dengan harapan dapat menstabilkan rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.