Bandara Internasional Minangkabau Tingkatkan Layanan dengan Investasi Rp553 Miliar
Bandara Internasional Minangkabau Tingkatkan Layanan dengan Investasi Rp553 Miliar

Bandara Internasional Minangkabau Tingkatkan Layanan dengan Investasi Rp553 Miliar

LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatera Barat, memulai serangkaian program pengembangan dengan total anggaran Rp553 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat infrastruktur, meningkatkan kapasitas penumpang, serta menambah fasilitas pendukung bagi maskapai dan pengguna.

Rincian utama investasi meliputi:

  • Peningkatan panjang dan perbaikan landasan pacu untuk menampung pesawat berbobot lebih besar.
  • Pembangunan terminal penumpang baru seluas 12.000 meter persegi, lengkap dengan area check‑in otomatis, ruang tunggu yang lebih luas, dan fasilitas layanan premium.
  • Penambahan apron dan jalur parkir pesawat, meningkatkan jumlah posisi parkir dari 12 menjadi 20.
  • Pengembangan fasilitas kargo dengan ruang penyimpanan berpendingin, guna menarik lebih banyak operasi logistik.
  • Implementasi sistem manajemen bandara berbasis teknologi informasi, termasuk sistem bagasi terintegrasi dan pemantauan keamanan otomatis.

Program ini dibagi menjadi tiga fase. Fase pertama, yang dimulai pada kuartal pertama 2024, fokus pada perbaikan landasan pacu dan instalasi peralatan navigasi. Fase kedua, diperkirakan selesai pada akhir 2025, mencakup pembangunan terminal baru dan penambahan apron. Fase ketiga, dijadwalkan selesai pada pertengahan 2026, menuntaskan sistem IT serta fasilitas kargo.

Dengan peningkatan tersebut, Bandara Minangkabau diproyeksikan mampu melayani hingga 7 juta penumpang per tahun, naik signifikan dari kapasitas sebelumnya yang hanya sekitar 4,5 juta penumpang. Selain meningkatkan konektivitas domestik dan internasional, proyek ini diharapkan menciptakan sekitar 2.500 lapangan kerja langsung dan tidak langsung, serta memberi dorongan pada sektor pariwisata dan perdagangan di wilayah Sumatera Barat.

Pengelola bandara menegaskan komitmen untuk menyelesaikan semua tahapan tepat waktu, dengan standar keselamatan dan kenyamanan yang memenuhi regulasi penerbangan internasional.