Bakom RI Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan, Sebagai Kontrak Politik Presiden Prabowo
Bakom RI Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan, Sebagai Kontrak Politik Presiden Prabowo

Bakom RI Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan, Sebagai Kontrak Politik Presiden Prabowo

LintasWarganet.com – 17 Juni 2026 | JAKARTA — Badan Koordinasi Masyarakat (Bakom RI) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dihentikan selama masa pemerintahan. Menurut pernyataan resmi yang dirilis kemarin, keberlangsungan MBG merupakan bagian tak terpisahkan dari kontrak politik yang telah disepakati antara pemerintah Presiden Prabowo Subianto dengan berbagai elemen masyarakat.

Program MBG, yang diluncurkan pada awal kepemimpinan Presiden Prabowo, bertujuan memberikan akses pangan bergizi kepada keluarga kurang mampu, terutama di daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Hingga kini, program tersebut telah mencakup lebih dari 2,5 juta rumah tangga di seluruh Indonesia.

Poin-poin utama yang disampaikan oleh Bakom RI:

  • MBG merupakan komitmen politik yang terikat secara legal dan moral, sehingga tidak dapat dibatalkan sepihak.
  • Pemerintah berkomitmen menyalurkan dana dan logistik secara berkelanjutan hingga akhir masa jabatan Presiden Prabowo.
  • Pengawasan ketat akan terus dilakukan melalui mekanisme audit internal dan eksternal untuk memastikan dana tepat sasaran.
  • Jika ada kendala operasional, akan segera diatasi dengan sinergi antara kementerian terkait, pemerintah daerah, dan lembaga swadaya masyarakat.

Direktur Eksekutif Bakom RI, Budi Santoso, menambahkan bahwa program ini tidak hanya sekadar bantuan makanan, melainkan juga mencakup edukasi gizi bagi penerima manfaat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga tidak hanya mendapatkan makanan, tetapi juga pengetahuan tentang pola makan seimbang yang dapat meningkatkan kesehatan jangka panjang,” ujarnya.

Selain itu, Bakom RI menyoroti beberapa capaian penting MBG selama setahun terakhir:

Indikator Target Realisasi
Jumlah keluarga penerima 2,0 juta 2,5 juta
Rasio anak-anak usia 6‑12 bulan yang mendapat susu fortified 80% 87%
Persentase wilayah pedesaan terlayani 70% 78%

Dengan data tersebut, Bakom RI menegaskan kembali komitmen untuk memperluas jangkauan program, terutama ke wilayah-wilayah terpencil yang masih belum tercover secara optimal. Pemerintah juga sedang menyiapkan anggaran tambahan untuk meningkatkan kualitas bahan makanan yang didistribusikan, termasuk peningkatan standar keamanan pangan.

Para pengamat politik menilai bahwa penegasan ini menambah bobot politik bagi Presiden Prabowo menjelang pemilihan mendatang. Program MBG dianggap sebagai salah satu kebijakan unggulan yang dapat memperkuat basis dukungan di kalangan kelas menengah ke bawah.

Ke depan, Bakom RI akan terus memantau pelaksanaan MBG melalui rapat koordinasi bulanan dan laporan transparan yang akan dipublikasikan di portal resmi pemerintah. Masyarakat diimbau untuk melaporkan setiap penyimpangan atau kendala melalui kanal pengaduan yang telah disediakan.