Bahlil Pastikan Tak Ada Lagi Pemotongan Ekspor Gas pada 2026
Bahlil Pastikan Tak Ada Lagi Pemotongan Ekspor Gas pada 2026

Bahlil Pastikan Tak Ada Lagi Pemotongan Ekspor Gas pada 2026

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Jakarta, 26 Mei 2022 – Menteri Investasi dan UMKM, Bahlil Lukman Menjenguk, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan pemotongan kuota ekspor gas alam pada tahun 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kementerian Investasi, menyusul spekulasi pasar yang mengkhawatirkan potensi penurunan pasokan gas domestik.

Bahlil menekankan tiga komitmen utama pemerintah terkait kebijakan ekspor gas:

  • Stabilitas kuota ekspor: Kuota yang telah ditetapkan untuk tahun 2024‑2025 akan tetap berlaku hingga akhir 2025, dan tidak akan dipotong lagi pada 2026.
  • Keamanan pasokan dalam negeri: Pemerintah akan memastikan bahwa kebutuhan industri, pembangkit listrik, dan rumah tangga terpenuhi melalui peningkatan produksi dan distribusi domestik.
  • Transparansi regulasi: Mekanisme alokasi kuota akan dipublikasikan secara terbuka, sehingga pelaku usaha dapat merencanakan produksi dan ekspor dengan kepastian hukum.

Langkah ini diharapkan menurunkan volatilitas harga gas di pasar domestik, yang sempat naik akibat kebijakan pemotongan sebelumnya. Analis energi menilai bahwa kepastian kebijakan dapat mendorong investasi baru pada bidang upstream, termasuk eksplorasi lapangan gas baru di wilayah Natuna dan Papua Barat.

Selain itu, pemerintah berencana menambah kapasitas infrastruktur penyaluran, seperti pembangunan jalur pipa gas baru dan peningkatan terminal LNG di Pelabuhan Tanjung Priok. Upaya tersebut akan memperkuat rantai pasok domestik sekaligus meningkatkan daya saing gas Indonesia di pasar global.

Dengan tidak adanya pemotongan kuota pada 2026, Bahlil menegaskan bahwa Indonesia tetap berkomitmen untuk menjadi eksportir gas yang handal sekaligus menjamin ketersediaan energi yang terjangkau bagi konsumen dalam negeri.