LintasWarganet.com – 18 Juni 2026 | Presiden FIFA, Gianni Infantino, memulai rangkaian kunjungan lintas benua untuk menyaksikan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang pertama kali digelar di tiga negara sekaligus. Perjalanan ini tidak hanya menjadi ajang promosi global, tetapi juga tantangan logistik karena melintasi empat zona waktu yang berbeda.
Berangkat dari kantor pusat FIFA di Zurich, Infantino tiba di Los Angeles, California, pada hari pertama pertandingan pembuka. Kota ini berada di zona waktu Pasifik (UTC‑8), sehingga ia harus menyesuaikan jam biologisnya dengan jadwal pertandingan lokal.
- Los Angeles (Zona Waktu Pasifik) – Menyaksikan pertandingan pembuka dan bertemu dengan delegasi sponsor utama.
- Denver (Zona Waktu Pegunungan) – Menghadiri konferensi pers dengan tim panitia lokal serta mengunjungi pusat pelatihan tim Amerika Serikat.
- Kota Meksiko (Zona Waktu Tengah) – Menghadiri acara budaya dan bertemu para pemimpin sepak bola Meksiko.
- New York (Zona Waktu Timur) – Menutup rangkaian kunjungan dengan menonton final grup di stadion ikonik dan menyampaikan pidato motivasi kepada para fans.
Berikut rangkuman singkat perhentian dan perbedaan zona waktunya:
| Kota | Negara | Zona Waktu | Waktu Lokal Pertandingan Utama |
|---|---|---|---|
| Los Angeles | Amerika Serikat | Pasifik (UTC‑8) | 18:00 |
| Denver | Amerika Serikat | Pegunungan (UTC‑7) | 19:00 |
| Kota Meksiko | Meksiko | Tengah (UTC‑6) | 20:00 |
| New York | Amerika Serikat | Timur (UTC‑5) | 21:00 |
Selama kunjungan, Infantino menekankan pentingnya kolaborasi tiga tuan rumah dalam menyiapkan infrastruktur stadion, transportasi, dan keamanan yang terstandarisasi. Ia juga menyoroti peluang ekonomi yang diharapkan mencapai miliaran dolar bagi masing‑masing negara, sekaligus menegaskan komitmen FIFA untuk menyebarluaskan sepak bola ke semua lapisan masyarakat.
Dengan menyesuaikan diri pada empat zona waktu sekaligus, Infantino menunjukkan dedikasi pribadi yang tinggi untuk memastikan Piala Dunia 2026 berjalan sukses. Pengalaman ini diharapkan menjadi contoh bagi pemimpin olahraga lain dalam mengelola event global yang melibatkan banyak wilayah geografis.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet