Aston Villa Raih Trofi Liga Europa, Menjadi Klub EPL Keempat dengan Gelar Ganda di Eropa
Aston Villa Raih Trofi Liga Europa, Menjadi Klub EPL Keempat dengan Gelar Ganda di Eropa

Aston Villa Raih Trofi Liga Europa, Menjadi Klub EPL Keempat dengan Gelar Ganda di Eropa

LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | Aston Villa mencatatkan sejarah baru pada 21 Mei 2026 dengan mengalahkan SC Freiburg 3-0 di final Liga Europa 2025/2026. Kemenangan ini tidak hanya menambah koleksi trofi internasional klub, tetapi juga menjadikan Villa tim Premier League keempat yang pernah menjuarai baik Liga Champions maupun Liga Europa, menyusul Liverpool, Manchester United, dan Chelsea.

Prestasi Ganda: Empat Klub EPL yang Pernah Menangkan UCL dan UEL

Sejak era kompetisi Eropa modern, hanya empat klub Inggris yang berhasil mengukir gelar ganda. Liverpool memimpin dengan enam gelar Liga Champions dan tiga gelar Liga Europa, menegaskan dominasinya sejak 1970-an. Manchester United mencatat dua gelar Liga Champions (1968, 1999) dan satu gelar Liga Europa (2017). Chelsea, selain dua gelar Liga Champions, juga memiliki tiga gelar Liga Europa, menjadikannya satu-satunya klub Inggris yang pernah menjuarai tiga kompetisi Eropa berbeda. Sekarang, Aston Villa menambahkan nama mereka ke dalam daftar eksklusif ini.

Rincian Kemenangan Aston Villa

  • Gol pertama dicetak oleh John McGinn pada menit 24, membuka keunggulan Villa.
  • Gol kedua datang dari Ollie Watkins pada menit 57, memperkuat selisih skor.
  • Gol ketiga dicoret oleh Jacob Ramsey pada menit 84, menutup pertandingan tanpa keraguan.

Manajer Unai Emery, yang dikenal dengan ketelitian taktisnya, menegaskan bahwa trofi Liga Europa hanyalah langkah awal dalam proyek jangka panjang Villa untuk kembali bersaing di Liga Champions.

Pekan Terakhir Liga Inggris: Pertaruhan Tiket Eropa

Pekan ke-38 Premier League pada 24 Mei 2026 menjadi panggung dramatis bagi beberapa klub. Arsenal, yang memimpin klasemen dengan 82 poin, menghadapi Crystal Palace dalam laga penentu gelar. Manchester City masih berada dalam jarak empat poin di belakang Arsenal dan bergantung pada hasil Villa melawan Aston Villa untuk tetap hidup dalam persaingan. Villa sendiri berjuang mempertahankan posisi keempat untuk memastikan tiket Liga Champions, meski Manchester United berada selisih poin tipis.

Pertandingan-pertandingan lain juga berpotensi mengubah peta tiket Eropa: Liverpool melawan Brentford, Brighton melawan Manchester United, serta Bournemouth yang berusaha menahan tekanan demi mengamankan tempat di Liga Europa.

Klub Eropa Lain yang Menjadi Sorotan: Como 1907

Di luar Inggris, Como 1907 menjadi contoh klub kecil yang meroket ke level elit Serie A berkat investasi Djarum Group. Dengan 68 poin, mereka berada di peringkat kelima, mengungguli Juventus berdasarkan selisih gol. Performanya yang konsisten, dengan hanya 28 kebobolan, menjadikan mereka kandidat kuat untuk tiket Liga Europa, dan berpotensi bersaing masuk ke Liga Champions jika hasil akhir Serie A mendukung.

Implikasi untuk Musim Eropa Mendatang

Kemenangan Villa menambah variasi kompetitif di Liga Europa, sementara empat klub EPL dengan gelar ganda menegaskan keberadaan Inggris sebagai kekuatan utama di panggung Eropa. Persaingan ketat di Premier League pada pekan terakhir memperlihatkan betapa pentingnya setiap poin dalam menentukan siapa yang akan melaju ke kompetisi Eropa berikutnya.

Sementara itu, performa klub seperti Como menandakan semakin meluasnya pengaruh investor Asia dalam sepak bola Eropa, membuka peluang baru bagi klub-klub non-tradisional untuk menembus kompetisi tingkat atas.

Secara keseluruhan, lanskap sepak bola Eropa pada musim 2025/2026 menampilkan kombinasi antara warisan historis klub besar dan kebangkitan klub baru yang didorong oleh strategi investasi cerdas.

Dengan Aston Villa menambahkan trofi Liga Europa ke rak mereka, persaingan untuk menguasai piala bergengsi di Eropa diprediksi akan semakin sengit pada musim berikutnya, menandai era baru penuh kejutan dan persaingan di antara klub-klub top Eropa.