Argentina vs Aljazair: Albiceleste Hindari Awal Buruk Empat Tahun Lalu
Argentina vs Aljazair: Albiceleste Hindari Awal Buruk Empat Tahun Lalu

Argentina vs Aljazair: Albiceleste Hindari Awal Buruk Empat Tahun Lalu

LintasWarganet.com – 16 Juni 2026 | Pada pertandingan kualifikasi terbaru, tim nasional Argentina berhasil menundukkan Aljazair dengan skor meyakinkan, menghindari skenario yang pernah mereka alami pada pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar. Kemenangan 2-0 ini memberi sinyal kuat bahwa Albiceleste telah belajar dari pengalaman buruk empat tahun lalu.

Di laga yang digelar di stadion Estadio Monumental, Argentina membuka skor lewat serangan balik cepat pada menit ke-23, ketika Lautaro Martínez memanfaatkan umpan silang dari Ángel Di María dan menembakkan bola ke sudut jauh gawang Aljazair. Gol kedua datang pada menit ke-68, ketika Julian Álvarez mengeksekusi tendangan bebas yang melengkung melewati tembok pertahanan lawan.

Berikut ini rangkuman statistik utama pertandingan:

  • Penguasaan bola: Argentina 58% – Aljazair 42%
  • Tembakan tepat sasaran: Argentina 7 – Aljazair 3
  • Kartu kuning: Argentina 2 (Martínez, Di María) – Aljazair 3 (Bounedjah, Touaizi, Benali)

Strategi pelatih Lionel Scaloni menekankan pressing tinggi dan transisi cepat, taktik yang terbukti efektif melawan pertahanan Aljazair yang cenderung bertahan dalam zona. Di sisi lain, pelatih Aljazair, Hassan Oueslati, mengandalkan formasi 4-2-3-1 namun gagal menahan serangan balik Argentina.

Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi Argentina dalam grup, tetapi juga mengembalikan rasa percaya diri setelah kegagalan pembukaan grup di Qatar 2022, di mana mereka kalah 1-2 dari Saudi Arab. Dengan hasil ini, Albiceleste kini berada di posisi teratas grup, selangkah lebih dekat menuju tiket Piala Dunia berikutnya.

Para pengamat menilai bahwa konsistensi dalam lini depan serta perbaikan disiplin defensif menjadi faktor kunci yang memungkinkan Argentina menghindari jebakan awal yang pernah menimpa mereka. Pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian bagi kedua tim untuk mempertahankan performa mereka di jalur kualifikasi.