Arak-arakan Pegon, Tradisi Turun-Temurun Warga Pesisir Selatan Jember

LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Pegon merupakan salah satu jenis gerobak kayu tradisional yang masih dipertahankan oleh warga pesisir selatan Kabupaten Jember. Bentuknya sederhana, terdiri dari rangka kayu yang kuat dan dilengkapi dua roda besar serta ditarik oleh sepasang sapi. Meskipun terlihat kuno, pegon masih berfungsi sebagai sarana transportasi utama untuk mengangkut hasil pertanian, hasil laut, serta barang-barang ke pasar setempat.

Sejarah pegon dapat ditelusuri kembali hingga akhir abad ke-19, ketika para petani dan nelayan mulai memanfaatkan tenaga hewan untuk meningkatkan efisiensi pengiriman barang. Pada masa itu, jalur perdagangan di wilayah pesisir Jember masih bergantung pada jalur darat yang belum memiliki infrastruktur jalan yang memadai, sehingga pegon menjadi solusi praktis dan ekonomis.

Keberlangsungan tradisi ini tidak lepas dari nilai-nilai kebersamaan dan gotong‑royong. Setiap kali ada kebutuhan pengangkutan barang dalam jumlah besar, para warga secara bergotong‑royong menyatukan sumber daya, termasuk penyediaan sapi, perawatan gerobak, dan penentuan rute perjalanan. Proses ini biasanya diawali dengan:

  • Pengumpulan bahan baku kayu oleh tukang kayu lokal.
  • Pembuatan rangka dan roda oleh pengrajin tradisional.
  • Penyiapan dua ekor sapi yang akan menarik pegon.
  • Pemeriksaan kondisi jalan dan cuaca sebelum berangkat.
  • Pelaksanaan perjalanan dengan ritme yang diatur oleh penarik utama.

Dalam beberapa tahun terakhir, muncul tantangan baru bagi kelangsungan pegon. Modernisasi transportasi, meningkatnya penggunaan kendaraan bermotor, serta perubahan pola hidup generasi muda menyebabkan minat terhadap penggunaan pegon menurun. Namun, pemerintah daerah bersama komunitas budaya setempat berupaya menghidupkan kembali tradisi ini melalui program pelestarian budaya, festival lokal, dan penyuluhan tentang nilai historis serta ekonomis pegon.

Usaha pelestarian tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ganda: selain melestarikan warisan budaya, pegon juga dapat menjadi daya tarik wisata edukatif yang memperkenalkan pengunjung pada cara hidup tradisional masyarakat pesisir Jember. Dengan dukungan berkelanjutan, pegon berpotensi tetap menjadi simbol identitas daerah yang kuat.