APPBI DKI catat kunjungan mal turun 10 persen dipicu daya beli lemah
APPBI DKI catat kunjungan mal turun 10 persen dipicu daya beli lemah

APPBI DKI catat kunjungan mal turun 10 persen dipicu daya beli lemah

LintasWarganet.com – 16 Juni 2026 | Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Dinas Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta melaporkan penurunan kunjungan ke pusat perbelanjaan sebesar 10 persen pada kuartal terakhir dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini dipicu oleh melemahnya daya beli konsumen.

Data yang dihimpun dari lebih 100 mal di Jakarta menunjukkan rata‑rata pengunjung harian turun dari 45.000 orang menjadi 40.500 orang. Faktor utama yang diidentifikasi meliputi inflasi makanan yang mencapai 7,5 %, kenaikan tarif listrik dan air, serta tingkat pengangguran yang masih berada di atas 6 %.

Periode Rata‑rata Pengunjung Harian Perubahan
Q1‑2023 45.000
Q4‑2023 40.500 -10 %

Ketua DPD APPBI DKI, Budi Santoso, menyatakan, “Kondisi ekonomi rumah tangga yang tertekan membuat konsumen lebih selektif dalam berbelanja. Mereka cenderung mengurangi kunjungan ke mal dan beralih ke belanja daring atau pasar tradisional yang lebih murah.”

Selain faktor ekonomi, perubahan perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh peningkatan layanan belanja online yang menawarkan kemudahan dan promo yang kompetitif. Beberapa mal mencoba menanggapi tren ini dengan mengadakan event promosi, penawaran diskon khusus, serta meningkatkan fasilitas hiburan untuk menarik pengunjung kembali.

APPBI DKI berharap bahwa dengan stabilisasi inflasi dan kebijakan stimulus ekonomi yang tepat, daya beli masyarakat akan pulih dalam beberapa kuartal mendatang, sehingga kunjungan ke pusat perbelanjaan dapat kembali meningkat.