LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) mengungkap jaringan penyelundupan mineral mentah strategis yang mengandung bahan radioaktif di perairan Kepulauan Riau, khususnya sekitar Selat Batam. Pengawasan intensif yang dilakukan sejak awal tahun mengidentifikasi aktivitas mencurigakan, yang kemudian ditindaklanjuti oleh satuan kapal patroli ALRI pada tanggal 24 Juni 2024.
Setelah melakukan inspeksi terhadap dua kapal yang diduga terlibat, petugas menemukan sebanyak tiga kontainer berisi mineral uranium dan thorium dengan kadar radioaktivitas tinggi. Nilai total perkiraan mineral tersebut mencapai triliunan rupiah, menjadikannya potensi ancaman besar bagi keamanan nasional dan lingkungan.
Berikut langkah‑langkah utama yang diambil selama operasi:
- Pemantauan radar dan satelit untuk mendeteksi pergerakan kapal mencurigakan.
- Pengiriman unit cepat laut (KRI) beserta tim Kesiapan Operasi Penyidikan (KOP) ke lokasi.
- Pemeriksaan dokumen muatan dan pengecekan fisik kontainer menggunakan detektor radiasi.
- Penyitaan barang bukti dan penahanan kru kapal untuk proses hukum.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa jaringan penyelundup berusaha menyalurkan mineral radioaktif ke pasar gelap internasional dengan tujuan memperoleh keuntungan finansial yang sangat besar. Penyelundupan jenis ini termasuk dalam kategori “Mineral Mentah Strategis” yang diatur ketat dalam Undang‑Undang Nomor 13/2003 tentang Ketenagalistrikan serta Peraturan Pemerintah No. 21/2022 tentang Pengendalian Bahan Radioaktif.
Komandan Armada III, Laksman M. Suyadi, menegaskan bahwa ALRI akan terus memperkuat pengawasan maritim guna mencegah masuknya bahan berbahaya ke wilayah kedaulatan Indonesia. Ia juga meminta kerja sama erat antara TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya untuk menindaklanjuti jaringan penyelundup yang masih aktif.
Kasus ini menambah deretan keberhasilan operasi keamanan laut Indonesia pada tahun 2024, sekaligus menjadi peringatan akan pentingnya kontrol ketat terhadap bahan strategis yang berpotensi mengancam keamanan nasional dan kesehatan masyarakat.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet