Anggota DPR Dorong Penguatan Kebijakan Terpadu Jaga Stabilitas Rupiah

LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Anggota Komisi XI DPR RI, Erik Hermawan, menekankan pentingnya penguatan kebijakan terpadu untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan inflasi domestik.

Dalam rapat kerja bersama perwakilan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan lembaga terkait lainnya, ia menyampaikan bahwa fluktuasi rupiah akhir-akhir ini dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebijakan moneter negara maju, arus modal yang volatile, serta gejolak komoditas. Untuk itu, ia mengusulkan langkah-langkah koordinasi yang lebih intensif antara otoritas moneter dan fiskal.

Beberapa rekomendasi utama yang diajukan antara lain:

  • Penerapan kebijakan moneter yang berhati-hati, termasuk penyesuaian suku bunga yang responsif terhadap tekanan inflasi.
  • Penguatan disiplin fiskal melalui kontrol defisit anggaran dan optimalisasi penerimaan pajak.
  • Intervensi pasar valuta asing secara terkoordinasi, dengan transparansi mekanisme dan batasan waktu yang jelas.
  • Penerapan regulasi makroprudensial untuk meminimalisir risiko sistemik di sektor perbankan.
  • Diversifikasi ekspor dan peningkatan nilai tambah produk domestik untuk memperkuat neraca perdagangan.
  • Pengawasan ketat terhadap aliran modal keluar, termasuk mekanisme pelaporan yang real‑time.

Erik Hermawan juga mengusulkan pembentukan tim kerja lintas lembaga yang bertugas memantau indikator makroekonomi secara berkala serta menyusun laporan evaluasi kebijakan yang dapat disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat setiap kuartal.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi volatilitas rupiah, menurunkan tekanan inflasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.