Analis nilai ekonomi domestik relatif stabil di tengah gejolak global
Analis nilai ekonomi domestik relatif stabil di tengah gejolak global

Analis nilai ekonomi domestik relatif stabil di tengah gejolak global

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Analisis terbaru yang disampaikan oleh Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menunjukkan bahwa nilai ekonomi domestik tetap relatif stabil meski terjadi gejolak di pasar global.

  • Pertumbuhan PDB: diproyeksikan mencapai 5,1% pada kuartal berikutnya, sedikit di atas ekspektasi.
  • Inflasi: berada dalam kisaran target Bank Indonesia, yaitu 2-4%.
  • Nilai tukar rupiah: relatif stabil terhadap dolar AS, dengan fluktuasi harian tidak melebihi 1,5%.

Faktor-faktor pendukung stabilitas tersebut antara lain kebijakan fiskal yang tetap ekspansif, investasi asing langsung (FDI) yang terus mengalir, serta permintaan domestik yang kuat terutama di sektor konsumsi dan infrastruktur.

Namun, Demus mengingatkan bahwa risiko eksternal tetap tinggi. Ketegangan geopolitik, kenaikan suku bunga di negara maju, serta volatilitas harga komoditas dapat menimbulkan tekanan pada arus modal dan nilai tukar.

Untuk mengantisipasi potensi gejolak, ia menyarankan agar pemerintah dan otoritas moneter terus menjaga kebijakan moneter yang fleksibel, memperkuat cadangan devisa, serta memperluas basis produksi dalam negeri.

Secara keseluruhan, meskipun tantangan global belum selesai, fondasi ekonomi Indonesia yang kuat memberikan ruang bagi pertumbuhan yang berkelanjutan.