AMI: Kebudayaan Harus Jadi Fondasi Pembangunan Bangsa
AMI: Kebudayaan Harus Jadi Fondasi Pembangunan Bangsa

AMI: Kebudayaan Harus Jadi Fondasi Pembangunan Bangsa

LintasWarganet.com – 05 Juni 2026 | Asosiasi Museum Indonesia (AMI) menegaskan bahwa kebudayaan perlu dijadikan landasan utama dalam setiap kebijakan pembangunan nasional. Menurut pernyataan yang disampaikan di Jakarta, penguatan jaringan museum dianggap sebagai strategi penting untuk mengatasi krisis identitas dan karakter bangsa yang muncul di tengah derasnya arus globalisasi serta perubahan sosial yang cepat.

AMI mengingatkan bahwa museum bukan sekadar tempat penyimpanan artefak, melainkan ruang edukasi, dialog, dan revitalisasi nilai-nilai lokal. Dengan memperluas peran museum, masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap warisan budaya, sekaligus menumbuhkan rasa kebanggaan dan kepemilikan atas identitas nasional.

  • Penguatan institusi museum: Penambahan dana operasional, pelatihan profesional, dan pengembangan kurikulum edukatif.
  • Kolaborasi lintas sektor: Kemitraan antara pemerintah, swasta, dan komunitas akademik untuk program pameran dan riset bersama.
  • Digitalisasi koleksi: Penyediaan platform daring yang memungkinkan akses virtual ke artefak, sehingga menjangkau generasi milenial dan Gen Z.
  • Pemasyarakatan budaya lokal: Penyusunan program yang menonjolkan kebudayaan daerah, termasuk bahasa, tarian, dan kerajinan tradisional.

Dalam rapat kerja yang dihadiri oleh perwakilan kementerian terkait, AMI juga menyampaikan beberapa rekomendasi kebijakan, antara lain:

Rekomendasi Deskripsi
Anggaran khusus untuk museum Mengalokasikan dana tahunan yang stabil untuk pemeliharaan, renovasi, dan program edukasi museum.
Standar akreditasi nasional Menyusun kriteria kualitas yang harus dipenuhi oleh setiap museum agar dapat diakreditasi secara resmi.
Pendidikan budaya di sekolah Integrasi materi museum dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah.
Program pertukaran internasional Fasilitasi kunjungan ahli museum asing untuk berbagi pengetahuan dan teknologi konservasi.

AMI menutup dengan harapan bahwa kebijakan yang mengutamakan kebudayaan akan memperkuat jati diri bangsa, menumbuhkan rasa persatuan, serta menjadi pendorong inovasi ekonomi kreatif. Dengan fondasi budaya yang kuat, Indonesia diharapkan dapat bersaing secara global tanpa mengorbankan nilai-nilai tradisional yang menjadi jati dirinya.