Al-Nassr Menaklukkan Damac 4-1, Ronaldo Ganda, dan Akhir Epik Musim 2025/26
Al-Nassr Menaklukkan Damac 4-1, Ronaldo Ganda, dan Akhir Epik Musim 2025/26

Al-Nassr Menaklukkan Damac 4-1, Ronaldo Ganda, dan Akhir Epik Musim 2025/26

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Riyadh, 22 Mei 2026 – Pada laga penutup Saudi Pro League 2025/26, Al-Nassr menegaskan dominasinya dengan kemenangan 4-1 atas Damac FC di Al‑Awwal Park Stadium. Kemenangan tersebut sekaligus mengamankan gelar juara pertama sejak 2019, mengakhiri penantian panjang para pendukung Nassrawis yang selama ini menanti trofi utama.

Gol terbuka datang lewat aksi Kingsley Coman yang menembus pertahanan Damac, menciptakan keunggulan awal 1-0 bagi Al-Nassr. Sadio Mané, yang juga tampil impresif, menambah tekanan dengan beberapa peluang berbahaya, sementara Cristiano Ronaldo, meskipun duduk di bangku cadangan, melesat ke lapangan pada menit ke‑55. Dalam dua serangan cepat, Ronaldo mencetak dua gol—satu melalui tendangan bebas terarah ke sudut atas kotak penalti, dan satu lagi lewat penyelesaian akhir yang memanfaatkan umpan terobosan Coman.

Gol ketiga Al-Nassr datang dari serangan balik yang dimotori oleh Joao Félix, yang menampilkan dribbling halus dan penyelesaian tepat, memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Damac berhasil meredam defisit pada menit ke‑78 lewat gol balasan yang menegangkan, namun tidak mampu menghalangi gol keempat yang dicetak oleh Mané pada menit ke‑85, menutup skor akhir 4-1.

Emosi di Lapangan: Tangisan Ronaldo dan Sorak Pendukung

Setelah peluit akhir berbunyi, Ronaldo tak dapat menahan emosinya. Air mata mengalir di tengah sorakan ribuan pendukung yang memenuhi stadion, menandai momen bersejarah bagi pemain berusia 41 tahun tersebut. Di akun Instagram pribadinya, Ronaldo menuliskan, “Nassrawis… musim yang luar biasa. Kami bekerja keras, berjuang, dan memberikan segalanya dalam setiap latihan dan pertandingan.” Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari fans, yang melihat gelar ini sebagai bukti keberlanjutan kualitas sang bintang meski berada di fase akhir karier.

Strategi di Balik Kesuksesan

Kesuksesan Al-Nassr tak lepas dari kebijakan transfer cerdas dan kepemimpinan Jorge Jesus. Selama musim ini, klub menambah kualitas skuad dengan mendatangkan Joao Félix, Inigo Martínez, Kingsley Coman, serta pemain lokal seperti Abdulelah Al Amri dan Abdullah Al Hamdan. Félix berkontribusi 20 gol dan 13 assist, sementara Coman menambah 21 kontribusi gol, termasuk gol penentu melawan Damac.

Di lini pertahanan, Martínez membantu mencatat 17 clean sheet, menegaskan peran pentingnya dalam menciptakan fondasi kokoh. Jorge Jesus, yang hanya mengabdi satu musim, berhasil menanamkan mentalitas kemenangan—dikenal sebagai “mentalitas Jesus”—yang menuntun tim melewati tiga kekalahan beruntun di pertengahan musim dan kembali meraih rekor 16 kemenangan beruntun, menyingkirkan rival utama Al Hilal.

Statistik Penting

  • Total gol Al-Nassr musim ini: 91
  • Clean sheet terbanyak: 17 (bersama Martínez)
  • Gol Ronaldo di pertandingan final: 2
  • Kontribusi Felix: 20 gol, 13 assist
  • Rekor kemenangan beruntun: 16 pertandingan

Kemenangan ini menandai gelar ke‑11 Al-Nassr dalam sejarah klub dan mengukir kembali kejayaan tim dalam era modern Saudi Pro League. Bagi Ronaldo, gelar ini bukan sekadar tambahan trofi; ia menjadi simbol ketekunan dan bukti bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi, meski berada di usia senja.

Dengan trofi di tangan, Al-Nassr kini menatap kompetisi regional seperti AFC Champions League dengan keyakinan tinggi, sementara Damac harus berjuang menghindari degradasi. Sementara itu, spekulasi mengenai masa depan Jorge Jesus—yang telah mengumumkan tidak akan kembali untuk musim berikutnya—menjadi topik hangat di kalangan analis sepakbola.

Secara keseluruhan, malam 22 Mei 2026 akan dikenang sebagai malam di mana Cristiano Ronaldo menutup satu bab penting dalam kariernya, Al-Nassr kembali ke puncak sepakbola Arab Saudi, dan strategi transfer serta kepemimpinan Jorge Jesus terbukti menjadi kombinasi yang tak terelakkan untuk meraih gelar.