LintasWarganet.com – 09 April 2026 | Komunitas Al A’raf mengeluarkan pernyataan tegas terkait insiden penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus. Menurut mereka, penyelidikan tidak boleh berhenti pada identifikasi pelaku di lapangan semata, melainkan harus mencakup seluruh rangkaian tanggung jawab, termasuk pihak militer yang terkait.
Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras dalam sebuah aksi yang menimbulkan kegaduhan publik. Meskipun pelaku langsung berada di lokasi kejadian, Al A’raf menekankan bahwa penyelidikan harus menelusuri perintah dan koordinasi yang lebih tinggi, khususnya Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
Organisasi tersebut menuntut agar BAIS TNI bertanggung jawab hingga level komandan, mengingat dugaan adanya arahan atau persetujuan dari atasan dalam pelaksanaan tindakan tersebut. Mereka menilai bahwa menutup kasus pada pelaku lapangan saja akan mengabaikan kemungkinan adanya keterlibatan struktural yang lebih luas.
Al A’raf juga meminta transparansi penuh dalam proses hukum, termasuk akses publik terhadap hasil penyelidikan dan pertanggungjawaban yang jelas bagi semua pihak yang terlibat. Mereka menambahkan bahwa keadilan bagi Andrie Yunus tidak dapat dicapai tanpa menyingkap seluruh jaringan yang mungkin terlibat.
Kasus ini menambah deretan perdebatan publik mengenai batasan tindakan aparat keamanan dalam mengatasi demonstrasi atau aksi protes, serta perlindungan hak asasi manusia bagi setiap warga negara.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet