LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak orang berencana menghabiskan waktu bersama keluarga, beribadah, dan menikmati hidangan khas. Namun, perubahan pola aktivitas dan konsumsi makanan berlebih dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti hipertensi, gangguan pencernaan, dan kelelahan. Dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO., Subsp. ALK(K), menekankan bahwa menjaga aktivitas fisik tetap menjadi kunci utama untuk mencegah komplikasi tersebut.
Berikut beberapa rekomendasi aktivitas fisik yang dapat dilakukan sebelum, selama, dan sesudah Idul Adha:
- Berjalan kaki selama 20‑30 menit di sekitar lingkungan atau masjid sebelum sholat Idul Adha.
- Sesi peregangan ringan (5‑10 menit) untuk melenturkan otot‑otot setelah makan berat.
- Olahraga ringan seperti bersepeda santai atau jogging ringan selama 30 menit pada pagi hari sebelum persiapan buka puasa.
- Melakukan senam aerobik atau zumba bersama keluarga selama 15‑20 menit setelah sholat Idul Adha.
Untuk memudahkan pemantauan, berikut tabel contoh jadwal aktivitas fisik yang dapat disesuaikan dengan rutinitas pribadi:
| Waktu | Aktivitas | Durasi |
|---|---|---|
| Pagi (06.00‑07.00) | Jalan kaki atau bersepeda santai | 30 menit |
| Setelah sahur | Peregangan tubuh | 5‑10 menit |
| Setelah sholat Idul Adha | Senam ringan bersama keluarga | 15‑20 menit |
| Petang (17.00‑18.00) | Jogging ringan atau aktivitas rumah tangga | 20‑30 menit |
Beberapa tips tambahan yang disarankan dr. Antonius antara lain: pastikan hidrasi tubuh cukup, pilih makanan bergizi tinggi serat, hindari duduk terlalu lama, dan manfaatkan waktu istirahat untuk melakukan gerakan peregangan. Dengan mengintegrasikan kebiasaan aktif ke dalam perayaan, masyarakat dapat menikmati Idul Adha tanpa mengorbankan kesehatan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet