LintasWarganet.com – 03 April 2026 | Teheran menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap terbuka bagi kapal dagang internasional, namun akan ditutup bagi apa yang dianggapnya sebagai musuh Iran.
Ali Akbar Velayati, penasihat utama pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, menyatakan bahwa keputusan akhir sebuah konflik tidak dapat digerakkan oleh retorika atau harapan yang dibangun oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurut Velayati, strategi militer dan diplomatik Iran yang terkoordinasi menjadi faktor penentu utama.
- Iran menekankan kontrol ketat atas jalur laut strategis sebagai alat tawar menawar.
- Pernyataan Trump sebelumnya tentang “menutup Hormuz” dianggap sekadar ilusi politik, bukan rencana operasional.
- Iran bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi dengan memperkuat pertahanan anti‑kapal dan memperluas jaringan intelijen maritim.
Dalam konteks geopolitik yang semakin tegang, Amerika Serikat terus mengirimkan kapal perang ke kawasan tersebut sebagai demonstrasi kekuatan. Namun, Tehran menolak tekanan tersebut dan menegaskan bahwa setiap penutupan selat akan bersifat selektif, ditujukan hanya kepada pihak‑pihak yang dianggap mengancam kedaulatan nasional.
Strategi Iran meliputi tiga pilar utama: diplomasi regional, peningkatan kemampuan pertahanan laut, dan penggunaan tekanan ekonomi sebagai balasan. Velayati menambahkan bahwa keputusan akhir perang akan muncul dari kombinasi faktor-faktor ini, bukan dari janji-janji politik luar negeri yang belum terbukti.
Pengamat militer menilai bahwa kontrol atas Selat Hormuz tetap menjadi kartu penting dalam negosiasi energi global. Karena sekitar 20 % minyak dunia melewati selat tersebut, setiap kebijakan penutupan parsial dapat memicu fluktuasi harga minyak dan menimbulkan ketidakstabilan pasar.
Sejauh ini, Iran belum mengumumkan rencana konkret untuk menutup selat secara total, melainkan menekankan kesiapan untuk menolak “musuh‑musuh Iran” yang berusaha mengganggu alur perdagangan. Hal ini memperkuat pandangan Velayati bahwa strategi nasional, bukan ilusi politik, akan menentukan akhir konflik di wilayah tersebut.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet