Akademisi Unej: Kampus Punya Peran Penting Perkuat Tata Kelola MBG
Akademisi Unej: Kampus Punya Peran Penting Perkuat Tata Kelola MBG

Akademisi Unej: Kampus Punya Peran Penting Perkuat Tata Kelola MBG

LintasWarganet.com – 24 Juni 2026 | Dr. Aries Harianto, seorang dosen Fakultas Hukum Universitas Jember sekaligus Ketua Dewan Pakar ICMI Jember, menegaskan bahwa kampus memegang peran strategis dalam memperkuat tata kelola MBG (Masyarakat Berbasis Guna). Dalam sebuah wawancara, ia menguraikan beberapa kontribusi utama yang dapat diberikan perguruan tinggi.

Berikut poin‑poin utama yang disebutkan:

  • Penelitian dan Kajian Kebijakan – Fakultas hukum dan program studi terkait dapat menghasilkan riset yang berbasis bukti untuk merumuskan regulasi dan pedoman operasional MBG.
  • Pendidikan dan Pelatihan – Kurikulum yang mengintegrasikan prinsip‑prinsip tata kelola MBG membantu menghasilkan lulusan yang siap mengimplementasikan praktik baik di lapangan.
  • Pengabdian Masyarakat – Kegiatan pengabdian memungkinkan dosen dan mahasiswa berinteraksi langsung dengan komunitas, memberikan pendampingan dalam perencanaan dan evaluasi program MBM.
  • Kolaborasi Multi‑pemangku – Universitas dapat menjadi jembatan antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta untuk menyelaraskan tujuan dan sumber daya.
  • Pengembangan Sumber Daya Manusia – Melalui workshop, seminar, dan sertifikasi, kampus meningkatkan kapasitas aparatur daerah dan aktivis masyarakat dalam mengelola MBG.

Dr. Aries menambahkan bahwa sinergi antara akademisi dan praktisi perlu dibangun secara berkelanjutan. Ia mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk menjadikan tata kelola MBG sebagai agenda prioritas dalam riset, pengajaran, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dengan memanfaatkan potensi intelektual dan jaringan yang luas, kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang dapat memperkuat struktur pemerintahan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.