Akademisi: Sikap Wapres Gibran kepada JK bentuk kedewasaan berpolitik

LintasWarganet.com – 25 April 2026 | Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia sekaligus Direktur Eksekutif Nusakom Pratama Institute, Ari Junaedi, memberikan penilaian terhadap sikap Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam menanggapi mantan Presiden Joko Widodo (JK). Menurut Ari, respons Gibran mencerminkan kedewasaan berpolitik yang penting bagi dinamika kekuasaan di Indonesia.

Setelah pelantikan resmi, Gibran menyampaikan penghargaan secara terbuka kepada JK, menekankan rasa hormatnya terhadap keputusan presiden sebelumnya dan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda pemerintahan tanpa menonjolkan kepentingan pribadi. Ia menghindari retorika kompetitif yang sering muncul dalam persaingan politik, melainkan menampilkan sikap kolaboratif.

Ari Junaedi menilai tiga aspek utama yang menunjukkan kedewasaan politik Gibran:

  • Penghargaan terhadap institusi: Gibran menempatkan kepentingan institusi negara di atas ambisi pribadi, memperlihatkan rasa tanggung jawab terhadap jabatan.
  • Komunikasi yang inklusif: Bahasa yang dipilihnya bersifat mengundang, mengedepankan persatuan, serta menghindari polarisasi.
  • Kemampuan beradaptasi: Gibran menyesuaikan strategi politiknya dengan realitas baru tanpa menolak warisan kebijakan JK, menunjukkan fleksibilitas yang diperlukan dalam pemerintahan koalisi.

Secara lebih luas, sikap Gibran dipandang mampu menstabilkan hubungan antara pemerintahan pusat dan daerah, terutama mengingat latar belakangnya sebagai putra presiden. Dengan menampilkan profesionalitas dan mengedepankan kepentingan nasional, Gibran membantu menciptakan iklim politik yang lebih kondusif menjelang pemilihan umum berikutnya.

Para akademisi menekankan bahwa contoh ini seharusnya dijadikan acuan bagi politisi lain: mengutamakan dialog, menghormati perbedaan, dan menempatkan kepentingan bangsa di atas ambisi pribadi. Kedewasaan berpolitik yang ditunjukkan Gibran dapat menjadi modal penting dalam memperkuat demokrasi Indonesia.