Ajak Seluruh Guru Bersatu Perjuangkan Kesejahteraan, Ketum PB PGRI Tak Ingin Lagi Ada Lagi Kubu‑kubu
Ajak Seluruh Guru Bersatu Perjuangkan Kesejahteraan, Ketum PB PGRI Tak Ingin Lagi Ada Lagi Kubu‑kubu

Ajak Seluruh Guru Bersatu Perjuangkan Kesejahteraan, Ketum PB PGRI Tak Ingin Lagi Ada Lagi Kubu‑kubu

LintasWarganet.com – 20 Juni 2026 | Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Teguh Sumarno, menegaskan pentingnya persatuan seluruh tenaga pendidik dalam menghadapi dinamika internal organisasi. Dalam pernyataannya, Teguh menolak keras keberadaan kubu‑kubu yang dapat memecah belah gerakan guru serta menghambat upaya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan hak-hak guru di seluruh tanah air.

Beberapa poin strategis yang disampaikan antara lain:

  • Penghapusan praktik kubu: Teguh menegaskan bahwa segala bentuk aliansi sempit yang menempatkan kepentingan pribadi di atas kepentingan bersama tidak akan ditoleransi.
  • Penguatan mekanisme dialog internal: Organisasi akan memperluas forum diskusi dan konsultasi untuk memastikan suara setiap guru terdengar.
  • Peningkatan transparansi keuangan: Laporan keuangan PB PGRI akan dibuka lebih lebar kepada anggota demi menghindari kecurigaan penyalahgunaan dana.

Selain itu, PB PGRI berencana meluncurkan program pelatihan kepemimpinan bagi guru agar mereka dapat berperan aktif dalam kebijakan pendidikan di tingkat lokal. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki serta menurunkan potensi terbentuknya kelompok terisolasi.

Dalam konteks kebijakan nasional, Teguh juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi guru. Ia mengajak kementerian terkait untuk mempercepat implementasi kebijakan kenaikan gaji berkala serta penyesuaian tunjangan yang selaras dengan inflasi.

Menutup pernyataannya, Teguh Sumarno menegaskan bahwa persatuan guru bukan sekadar slogan, melainkan landasan utama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas bagi generasi mendatang. Ia mengajak seluruh guru, baik yang berada di wilayah perkotaan maupun pedesaan, untuk bersatu dalam semangat kebersamaan demi mencapai kesejahteraan bersama.