LintasWarganet.com – 04 Juni 2026 | Administrator akun Instagram resmi Badan Geospasial Nasional (BGN), @badangizinasional, diketahui menghapus sebuah postingan yang berisi ucapan terima kasih kepada tiga mantan pimpinan BGN, yakni Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung. Postingan tersebut sempat dipublikasikan pada awal pekan lalu, namun dihapus tak lama setelah ketiga nama tersebut resmi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat survei.
Kasus korupsi yang melibatkan Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung muncul setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya indikasi penyalahgunaan anggaran sekitar Rp 300 miliar. Penyidikan masih dalam tahap awal, namun penangkapan para tersangka telah menimbulkan sorotan publik terhadap integritas institusi BGN.
Penghapusan postingan tersebut menimbulkan spekulasi di kalangan netizen. Beberapa pengguna media sosial menilai tindakan tersebut sebagai upaya BGN untuk meminimalisir citra positif terhadap mantan pejabat yang kini terlibat kasus hukum. Sementara yang lain berpendapat bahwa penghapusan bersifat administratif dan tidak ada unsur politik.
Berikut rangkuman singkat mengenai perkembangan terbaru:
- Penghapusan dilakukan oleh admin @badangizinasional pada tanggal 3 Juni 2024.
- Postingan asli memuat kalimat terima kasih atas kontribusi tiga mantan pimpinan selama menjabat.
- KPK menahan Dadan Hindayana, Sony Sanjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka korupsi pengadaan alat survei.
- BGN belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai alasan penghapusan.
Meski belum ada klarifikasi resmi, langkah ini memperlihatkan sensitivitas institusi pemerintah dalam menanggapi isu-isu korupsi yang melibatkan mantan pejabatnya. Pengawasan publik diperkirakan akan terus meningkat seiring proses hukum berjalan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet