LintasWarganet.com – 19 Juni 2026 | Everton kembali menargetkan perbaikan di posisi bek kanan menjelang musim depan setelah menilai performa tim musim lalu yang kurang memuaskan. Manajer David Moyes menegaskan bahwa lini belakang, khususnya sisi kanan, menjadi prioritas utama jika klub ingin bersaing untuk tempat di Liga Eropa. Dalam pencarian tersebut, dua nama Premier League muncul sebagai kandidat utama: Aaron Wan‑Bissaka dari West Ham United dan Djed Spence dari Tottenham Hotspur.
Statistik Musim Lalu: Wan‑Bissaka vs Spence
Jika dilihat dari data statistik Liga Premier, Wan‑Bissaka jelas memimpin dalam beberapa kategori penting. Selama 233 penampilan, ia mencatat empat gol dan 21 assist, serta rata‑rata dua assist per 90 menit. Spence, yang hanya memiliki 59 penampilan, mencatat satu gol dan dua assist. Meskipun Spence lebih muda (24 tahun) dibandingkan Wan‑Bissaka (28 tahun), perbedaan usia tidak menutup kemungkinan Everton memilih pemain yang lebih berpengalaman.
Dalam hal kontribusi menyerang, Wan‑Bissaka unggul dalam peluang tercipta (18 kali) dibandingkan Spence (10 kali). Namun, Spence menorehkan angka lebih tinggi dalam penyelesaian umpan, dribel, dan long ball per 90 menit, serta berhasil melakukan lebih banyak tekel sukses dan blok. Statistik ini mencerminkan perbedaan taktik tim masing‑masing: West Ham cenderung bertahan dan mengandalkan klarifikasi, sementara Tottenham menekankan permainan maju dan transisi cepat.
- Assist: Wan‑Bissaka 21, Spence 2
- Gol: Wan‑Bissaka 4, Spence 1
- Passes per 90: Spence lebih tinggi
- Tackle sukses per 90: Spence lebih tinggi
- Clearances & Interceptions per 90: Wan‑Bissaka lebih tinggi
Selain statistik, kontrak dan nilai jual menjadi pertimbangan penting. Wan‑Bissaka memiliki lima tahun tersisa pada kontraknya dengan Spurs, sementara Spence hanya tiga tahun. Namun, laporan The Times mengindikasikan West Ham bersedia melepas Wan‑Bissaka dengan harga sekiranya £10 juta setelah penurunan klub ke Championship, sebuah angka yang jauh lebih terjangkau dibandingkan estimasi nilai pasar Spence.
Penampilan di Piala Dunia 2026
Keunikan tambahan bagi Everton adalah kedua pemain tersebut turut berpartisipasi di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Wan‑Bissaka memperkuat tim DR Congo, sementara Spence tampil untuk Inggris. Wan‑Bissaka tampil sebagai starter dalam pertandingan DR Congo melawan Portugal, mencatat dua assist meski timnya hanya berhasil mengamankan hasil imbang 1‑1. Penampilan ini menambah nilai plus bagi Everton yang mencari pemain dengan pengalaman turnamen internasional.
Di sisi lain, Spence masuk sebagai pengganti dalam laga Inggris melawan Kroasia, namun tidak mampu memberikan kontribusi signifikan. Perbedaan performa ini memberi gambaran bahwa Wan‑Bissaka tidak hanya solid di level klub, tetapi juga mampu menyesuaikan diri di panggung global.
Strategi Transfer Everton
Everton berada pada posisi yang unik. Di satu sisi, mereka dapat memperoleh bek kanan berpengalaman dengan harga terjangkau melalui Wan‑Bissaka. Di sisi lain, Spence menawarkan potensi pertumbuhan jangka panjang dengan gaya bermain yang lebih ofensif. Pilihan akhir kemungkinan akan dipengaruhi oleh faktor keuangan, keinginan pemain, dan rencana taktis David Moyes.
Jika Everton memprioritaskan kestabilan defensif dan pengalaman internasional, Wan‑Bissaka tampak menjadi pilihan logis. Namun, bila klub mengincar dinamika serangan yang lebih cepat dan fleksibel, Spence dapat menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan.
Apapun keputusan yang diambil, kedatangan salah satu dari dua pemain ini diprediksi akan meningkatkan persaingan di lini belakang Everton, sekaligus memberi sinyal ambisi klub untuk kembali bersaing di puncak klasemen Premier League.
Dengan tekanan dari suporter dan kebutuhan mendesak untuk memperbaiki posisi akhir klasemen, Everton harus segera menandatangani bek kanan yang tepat. Kedua nama tersebut sudah masuk dalam radar, dan keputusan akhir akan menjadi sorotan utama selama pekan transfer mendatang.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet