LintasWarganet.com – 06 Mei 2026 | Iran baru-baru ini mengumumkan bahwa sekitar 31 juta warganya telah mendaftar menjadi sukarelawan yang bersedia mengorbankan nyawa demi menghadapi kemungkinan konflik berskala besar, yang disebut sebagai “Perang Jilid II”. Data ini muncul bersamaan dengan laporan tentang insiden militer di Selat Hormuz, di mana sebuah kapal perang Amerika Serikat dikabarkan terkena dua rudal setelah mengabaikan peringatan dari pihak Iran.
Berikut lima fakta utama yang perlu diketahui terkait perkembangan ini:
- Skala pendaftaran sukarelawan mencapai 31 juta orang. Angka tersebut setara dengan hampir setengah populasi Iran, menandakan tingkat mobilisasi massa yang belum pernah terjadi sebelumnya.
- Motivasi nasionalis dan religius menjadi pendorong utama. Pemerintah menekankan bahwa sukarelawan bersedia berjuang demi melindungi “tanah air” dan nilai-nilai Islam yang dianggap terancam.
- Insiden Selat Hormuz menambah ketegangan. Menurut kantor berita Fars, kapal perang AS yang berusaha melintasi selat tersebut ditabrak dua rudal setelah menolak peringatan, memaksa kapal itu mundur dari dekat pelabuhan Jask.
- Keterlibatan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). IRGC berperan dalam mengkoordinasikan pendaftaran sukarelawan serta menyiapkan pelatihan dasar militer bagi mereka yang terpilih.
- Reaksi internasional beragam. Sementara beberapa negara mengutuk eskalasi militer di wilayah Teluk Persia, pihak Amerika Serikat menolak tuduhan Iran dan menegaskan hak kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Dengan jumlah sukarelawan yang sangat besar, Iran tampaknya sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi skenario konflik yang lebih intensif, baik secara konvensional maupun asimetris. Pemerintah menegaskan bahwa program ini bersifat sukarela dan akan dilaksanakan secara terstruktur, termasuk pelatihan fisik, taktik, dan persiapan mental.
Namun, para pengamat menilai bahwa pendaftaran massal ini juga dapat berfungsi sebagai alat politik untuk memperkuat posisi pemerintah di dalam negeri, sekaligus memberikan sinyal kuat kepada pihak asing bahwa Iran siap menanggapi setiap provokasi di wilayahnya.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet