LintasWarganet.com – 22 Juni 2026 | Menurut laporan Observer Inggris, Perdana Menteri Keir Starmer diprediksi akan mengumumkan pengunduran diri pada hari Senin mendatang. Meskipun ada pernyataan resmi dari pemerintah yang menegaskan komitmen Starmer untuk melanjutkan agenda, sejumlah indikator menunjukkan tekanan politik yang semakin kuat. Berikut tiga faktor utama yang menjadi latar belakang potensi pengunduran diri tersebut.
- Tekanan internal partai Labour – Sejumlah anggota senior dan sayap sayap kiri partai mengkritik gaya kepemimpinan Starmer yang dianggap terlalu moderat. Mereka menuntut perubahan arah kebijakan dan mengancam dukungan pada pemilihan internal yang akan datang.
- Penurunan popularitas dalam survei publik – Data survei independen menunjukkan tren penurunan dukungan terhadap Starmer sejak awal 2024. Pada Januari, tingkat persetujuan mencapai 38 %, sementara pada Mei turun menjadi 26 %.
- Kebijakan dan keputusan kontroversial – Beberapa kebijakan ekonomi dan keamanan yang diimplementasikan oleh pemerintahan Starmer menuai kritik tajam, termasuk rencana reformasi pajak yang dipandang merugikan kelas menengah serta penanganan isu imigrasi yang menimbulkan protes publik.
Berikut rangkuman singkat hasil survei popularitas dalam enam bulan terakhir:
| Bulan | Tingkat Persetujuan (%) |
|---|---|
| Januari 2024 | 38 |
| Februari 2024 | 35 |
| Maret 2024 | 32 |
| April 2024 | 30 |
| Mei 2024 | 26 |
| Juni 2024 | 24 |
Jika tren ini berlanjut, tekanan dari dalam partai serta ketidakpuasan publik dapat memaksa Starmer untuk mengambil langkah mundur demi menjaga stabilitas pemerintahan dan menghindari potensi kerugian politik yang lebih besar.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet