Tembok Pembatas TPS Pasar Induk Kramat Jati Runtuh Akibat Gunungan Sampah
Tembok Pembatas TPS Pasar Induk Kramat Jati Runtuh Akibat Gunungan Sampah

Tembok Pembatas TPS Pasar Induk Kramat Jati Runtuh Akibat Gunungan Sampah

LintasWarganet.com – 01 April 2026 | Pada hari ini, sebuah tembok pembatas yang berada di area Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengalami keruntuhan secara tiba-tiba.

Insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, tepat di sebelah zona pemrosesan sampah pasar. Meskipun tidak dilaporkan adanya korban jiwa, beberapa pedagang dan pengunjung sempat terkejut dan harus segera dievakuasi demi menghindari potensi bahaya lebih lanjut.

Pihak kepolisian setempat bersama Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (DPBD) DKI Jakarta serta Badan Penanggulangan Sampah (BPS) segera turun ke lokasi. Langkah-langkah yang diambil meliputi:

  • Pengungsian pedagang dan pengunjung ke area aman.
  • Pemeriksaan struktural terhadap sisa tembok yang masih berdiri.
  • Pembongkaran sisa tembok yang tidak aman.
  • Pembersihan dan penataan kembali gunungan sampah untuk mencegah beban berlebih.

Ketua Pengurus Pasar Induk Kramat Jati, Budi Santoso, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini dan menegaskan bahwa pihak pasar akan bekerjasama penuh dengan pemerintah untuk memperbaiki fasilitas TPS serta meningkatkan prosedur pengelolaan sampah.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melalui juru bicara, Siti Rahma, menegaskan pentingnya penegakan regulasi pengelolaan sampah di wilayah pasar tradisional. Ia menambahkan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan tidak terulangnya insiden serupa.

Insiden ini menyoroti tantangan pengelolaan sampah di area komersial padat penduduk, khususnya di Jakarta Timur. Pihak berwenang berencana meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah, memperbaiki desain fasilitas penyimpanan sementara, serta mengedukasi pedagang tentang praktik pemisahan dan penempatan sampah yang lebih aman.

Dengan langkah-langkah perbaikan yang sedang digalakkan, diharapkan pasar kembali beroperasi normal dalam waktu dekat tanpa mengorbankan keselamatan warga.