Puluhan Tim Balumbo Biduk Meriahkan Lebaran dengan Adu Kecepatan di Sungai Batang Asai
Puluhan Tim Balumbo Biduk Meriahkan Lebaran dengan Adu Kecepatan di Sungai Batang Asai

Puluhan Tim Balumbo Biduk Meriahkan Lebaran dengan Adu Kecepatan di Sungai Batang Asai

LintasWarganet.com – 01 April 2026 | Sabtu (31 Maret 2026) – Suasana meriah menyelimuti sungai Batang Asai, Sarolangun, Jambi, saat puluhan tim peserta Balombo Biduk bersaing dalam perlombaan kecepatan sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Idul Fitri. Acara yang diorganisir oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi serta komunitas perahu tradisional setempat ini berhasil mengumpulkan antusiasme warga lokal, wisatawan, serta para penggemar budaya air.

Balombo Biduk merupakan tradisi lomba perahu kayu panjang yang biasanya diluncurkan pada masa Ramadhan dan puncaknya pada Lebaran. Perahu-perahu tersebut ditarik oleh sekelompok pendayung yang menggunakan dayung kayu, menampilkan kekompakan tim serta keahlian mengendalikan perahu di arus sungai.

Berikut rangkuman utama acara:

  • Jumlah tim peserta: 34 tim dari 12 desa di sekitar Sungai Batang Asai.
  • Jarak lintasan: 1.200 meter lurus di bagian tengah sungai dengan arus sedang.
  • Waktu tempuh pemenang: 6 menit 45 detik.

Suasana semakin hidup dengan musik tradisional, stan makanan khas Jambi, serta pertunjukan tari yang mengiringi lintasan lomba. Penonton yang berdiri di tepi sungai bersorak-sorai, memberi dukungan kepada masing‑masing tim.

Hasil akhir tiga tim terdepan tercatat dalam tabel berikut:

Posisi Tim Waktu
1 Tim Banjarbaru 6 menit 45 detik
2 Tim Meranti 6 menit 52 detik
3 Tim Sarolangun 7 menit 03 detik

Panitia menekankan pentingnya keselamatan selama lomba. Setiap perahu dilengkapi dengan pelampung, dan tim penyelamat siap siaga di sepanjang lintasan. Tidak ada insiden serius yang dilaporkan.

Selain menjadi ajang kompetisi, Balombo Biduk kali ini juga menjadi sarana pelestarian budaya maritim Jambi. Para penyelenggara berharap acara ini dapat dijadikan agenda tahunan, memperkuat identitas lokal sekaligus menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara.

Dengan keberhasilan acara ini, diharapkan semangat kebersamaan dan tradisi air akan terus mengalir, menyambut Lebaran dengan kebahagiaan dan kebanggaan budaya yang mendalam.