Warga Larantuka Laksanakan Tikam Turo Menyambut Tri Suci Semana Santa
Warga Larantuka Laksanakan Tikam Turo Menyambut Tri Suci Semana Santa

Warga Larantuka Laksanakan Tikam Turo Menyambut Tri Suci Semana Santa

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | Pada Selasa, 31 Maret 2024, warga Katolik di Larantuka, Flores Timur, menggelar upacara tradisional Tikam Turo sebagai bagian dari persiapan Tri Suci Semana Santa. Acara tersebut berlangsung di alun-alun gereja utama dan dihadiri oleh ratusan umat serta tokoh keagamaan setempat.

Makna dan Asal‑Usul Tikam Turo

Tikam Turo merupakan tradisi unik yang telah dipertahankan selama berabad‑abad di Larantuka. “Turo” berarti kayu atau tongkat, sementara “Tikam” mengacu pada tindakan menancapkan kayu tersebut ke tanah sebagai simbol penegasan iman dan persiapan spiritual menjelang masa Paskah. Tradisi ini mencerminkan perpaduan antara kepercayaan Katolik dan budaya lokal yang kuat.

Rangkaian Upacara

  • Pagi hari dimulai dengan Misa Kudus di Gereja Santa Maria Kaper
  • Umat memegang turo kayu yang telah dihias dengan pita berwarna merah dan putih
  • Setelah ibadah, peserta secara berurutan menancapkan turo ke dalam tanah di area yang telah disiapkan, sambil mengucapkan doa‑doa khusus
  • Acara diakhiri dengan prosesi keliling desa sambil menyanyikan himne‑hymne tradisional

Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah

Panitia pelaksana melibatkan tokoh agama, organisasi pemuda Katolik, serta perwakilan pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Flores Timur menyediakan sarana logistik dan keamanan, memastikan bahwa perayaan berlangsung tertib dan aman.

Peran Budaya Larantuka dalam Pariwisata

Larantuka dikenal sebagai “Kota Seribu Gereja” dan menjadi destinasi wisata religius yang menarik ribuan wisatawan tiap tahunnya. Tradisi Tikam Turo menambah nilai budaya yang memperkaya pengalaman pengunjung, sekaligus memperkuat identitas lokal.

Dengan semangat kebersamaan, warga Larantuka berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi warisan budaya yang menginspirasi generasi mendatang.