KRI Bima Suci Lakukan Misi Diplomasi Selama Empat Bulan dari Surabaya ke Rusia
KRI Bima Suci Lakukan Misi Diplomasi Selama Empat Bulan dari Surabaya ke Rusia

KRI Bima Suci Lakukan Misi Diplomasi Selama Empat Bulan dari Surabaya ke Rusia

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | KRI Bima Suci, kapal pelatihan Angkatan Laut Republik Indonesia, memulai pelayaran dari pelabuhan Surabaya pada awal bulan Maret dengan agenda diplomasi internasional yang akan berlangsung selama empat bulan. Rute perjalanan mencakup kunjungan ke sejumlah negara di Asia serta akhir perjalanan di wilayah Rusia, sekaligus menjadi ajang latihan praktis bagi 131 kadet Angkatan Laut yang berada di kapal.

Selama misi, KRI Bima Suci tidak hanya berfokus pada pelatihan navigasi dan taktik maritim, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk mempromosikan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia. Setiap pemberhentian di pelabuhan asing diisi dengan pameran miniatur yang menampilkan kerajinan tangan, makanan khas, dan inovasi teknologi buatan pengusaha Indonesia.

Rute dan Pemberhentian Utama

  • Singapura – penyambutan resmi oleh Kedutaan Besar RI, presentasi tentang program pelatihan kadet, serta pameran produk UMKM.
  • Bangkok, Thailand – pertemuan bilateral dengan Angkatan Laut Thailand, diskusi kerja sama keamanan maritim, dan penjualan produk kerajinan tangan.
  • Ho Chi Minh City, Vietnam – kunjungan ke basis pelatihan militer, serta demonstrasi kemampuan kapal pelatihan.
  • Manila, Filipina – dialog tentang penanggulangan illegal fishing dan promosi pariwisata bahari Indonesia.
  • Daerah Laut Hitam, Rusia – penurunan resmi di pelabuhan St. Petersburg, penandatanganan nota kesepahaman kerja sama militer dan budaya.

Manfaat bagi Kadet

131 kadet yang berada di atas kapal mendapatkan pengalaman langsung dalam:

  1. Manuver kapal di perairan internasional yang beragam.
  2. Komunikasi lintas bahasa dan protokol diplomatik.
  3. Pengelolaan logistik dalam konteks ekspedisi panjang.
  4. Presentasi produk UMKM kepada audiens internasional.

Selain itu, pelayaran ini memperkuat pemahaman kadet tentang peran Angkatan Laut tidak hanya sebagai alat pertahanan, melainkan juga sebagai duta budaya dan ekonomi nasional.

Secara keseluruhan, misi KRI Bima Suci berhasil menyatukan tiga pilar utama: latihan militer, diplomasi maritim, dan promosi ekonomi kreatif. Keberhasilan ini diharapkan menjadi model bagi kapal pelatihan lainnya dalam rangka meningkatkan citra Indonesia di kancah internasional.