LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Arus balik di Selat Ketapang diproyeksikan mencapai puncaknya pada tahun 2026, menimbulkan kekhawatiran akan kelancaran layanan penyeberangan. Menanggapi situasi tersebut, Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) telah menyiapkan serangkaian langkah operasional untuk memastikan arus penumpang dan kendaraan tetap dapat melaju tanpa hambatan.
Berikut ini adalah upaya utama yang dilakukan ASDP:
- Penambahan armada menjadi 32 kapal feri yang beroperasi secara simultan pada jalur utama.
- Penerapan layanan prioritas bagi kendaraan berat dan kendaraan darurat, sehingga mereka dapat menyeberang lebih cepat.
- Penyesuaian jadwal keberangkatan dengan menambah frekuensi kapal pada jam-jam sibuk.
- Pengawasan intensif terhadap kondisi cuaca dan arus laut melalui sistem monitoring modern.
- Penyediaan petugas tambahan di pelabuhan untuk membantu proses embarse dan desembarque.
Selain itu, ASDP menyediakan tabel jadwal sementara yang menampilkan waktu keberangkatan tiap kapal pada periode puncak:
| Kapal | Keberangkatan (WIB) | Kapasitas Penumpang |
|---|---|---|
| Feri A | 06:00, 12:00, 18:00 | 300 |
| Feri B | 07:30, 13:30, 19:30 | 300 |
| Feri C | 09:00, 15:00, 21:00 | 300 |
Dengan langkah-langkah tersebut, ASDP berharap arus balik yang meningkat tidak akan mengganggu mobilitas masyarakat dan perdagangan lintas Selat Ketapang. Pihak otoritas juga mengimbau penumpang untuk selalu mematuhi protokol keamanan dan menyesuaikan rencana perjalanan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet