Anggota DPR Tekankan Pentingnya Literasi Produk bagi UMKM
Anggota DPR Tekankan Pentingnya Literasi Produk bagi UMKM

Anggota DPR Tekankan Pentingnya Literasi Produk bagi UMKM

LintasWarganet.com – 29 Maret 2026 | Samuel Wattimena, anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat, menyoroti urgensi literasi produk bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada pertemuan internal DPR. Menurutnya, kemampuan memahami karakteristik, nilai jual, serta standar kualitas produk menjadi faktor kunci bagi UMKM untuk bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Wattimena mengingatkan bahwa banyak pelaku UMKM masih menghadapi hambatan seperti kurangnya pengetahuan tentang hak kekayaan intelektual, labelisasi, serta penggunaan teknologi digital untuk promosi. Tanpa pemahaman yang memadai, produk lokal berisiko terpinggirkan oleh produk impor yang lebih terstandarisasi.

Langkah-langkah strategis yang diusulkan

  • Meningkatkan pelatihan literasi produk melalui lembaga pelatihan pemerintah dan swasta, dengan fokus pada penetapan standar mutu.
  • Mendorong kolaborasi antara UMKM dan institusi pendidikan untuk riset dan pengembangan produk inovatif.
  • Memfasilitasi akses ke platform digital yang memudahkan pemasaran, termasuk e‑commerce dan media sosial.
  • Memberikan insentif fiskal bagi UMKM yang berhasil mengimplementasikan sertifikasi produk nasional atau internasional.
  • Memperkuat jaringan distribusi melalui kemitraan dengan retailer besar dan agen logistik.

Selain itu, Wattimena menekankan perlunya kebijakan yang lebih terintegrasi antara kementerian terkait, seperti Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, serta Badan Ekonomi Kreatif. Koordinasi ini diharapkan dapat menurunkan birokrasi dan mempercepat proses perizinan serta sertifikasi produk.

Dengan meningkatkan literasi produk, UMKM tidak hanya dapat meningkatkan nilai tambah, tetapi juga berkontribusi lebih signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penciptaan lapangan kerja. Anggota DPR berharap upaya ini akan menjadi landasan bagi transformasi ekonomi berbasis inovasi dan kualitas.