LintasWarganet.com – 29 Maret 2026 | Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO), Arsenio Dominguez, menegaskan bahwa penyumbatan Selat Hormuz tidak dapat diselesaikan melalui aksi militer. Dalam sebuah pernyataan resmi, Dominguez menyoroti pentingnya pendekatan diplomatik dan kepatuhan terhadap hukum maritim internasional untuk mengatasi ketegangan di wilayah strategis tersebut.
Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia, merupakan jalur pelayaran utama bagi lebih dari tiga perempat produksi minyak dunia. Setiap gangguan di selat ini berpotensi menimbulkan dampak ekonomi global yang signifikan, termasuk lonjakan harga energi dan ketidakstabilan pasar.
Berikut adalah beberapa poin utama yang disampaikan oleh IMO:
- Penegakan hukum maritim harus menjadi landasan utama dalam menyelesaikan sengketa.
- Negara-negara harus mengutamakan dialog dan mediasi melalui lembaga internasional.
- Pemblokiran yang mengganggu arus perdagangan bebas bertentangan dengan prinsip kebebasan navigasi.
- Setiap upaya militer harus dipertimbangkan dengan sangat hati-hati mengingat konsekuensi luasnya.
Dominguez juga menekankan bahwa IMO siap memberikan dukungan teknis dan kebijakan bagi negara-negara anggota untuk memastikan keamanan pelayaran di Selat Hormuz. Ia mengajak semua pihak untuk berkoordinasi dalam rangka menjaga stabilitas jalur laut penting ini demi kepentingan bersama.
Dengan menekankan pentingnya solusi damai, IMO berharap dapat mencegah potensi konflik yang dapat mengguncang pasar energi global serta mengancam keamanan maritim internasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet