LintasWarganet.com – 28 Maret 2026 | Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa persatuan dan kerukunan merupakan fondasi utama bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi gejolak konflik internasional, khususnya yang terjadi di Timur Tengah.
Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh dalam menjaga kedamaian dan toleransi. Persatuan dianggap sebagai modal strategis yang dapat memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global.
Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa nilai kebersamaan telah tertanam dalam ajaran Islam dan tradisi Muhammadiyah. Organisasi keagamaan diharapkan menjadi penggerak dialog konstruktif antar umat beragama serta memperkuat rasa solidaritas di antara seluruh elemen masyarakat.
Beberapa langkah konkret yang disarankan meliputi:
- Meningkatkan dialog lintas agama melalui forum-forum komunitas.
- Memperkuat pendidikan nilai kebangsaan di madrasah dan pesantren.
- Menggalang aksi sosial yang meneguhkan persaudaraan antar warga.
- Menyebarkan informasi faktual dan menolak penyebaran hoaks yang dapat memecah belah.
Ia menutup dengan ajakan agar seluruh umat Islam di Indonesia tetap bersatu, menolak provokasi, dan berkontribusi pada upaya perdamaian dunia. Dengan semangat kebersamaan, bangsa Indonesia diharapkan dapat melewati tantangan global dengan mantap.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet