Wagub Rano Karno Harapkan Planetarium Jakarta Dijadikan Ruang Pemutaran Film Edukatif
Wagub Rano Karno Harapkan Planetarium Jakarta Dijadikan Ruang Pemutaran Film Edukatif

Wagub Rano Karno Harapkan Planetarium Jakarta Dijadikan Ruang Pemutaran Film Edukatif

LintasWarganet.com – 28 Maret 2026 | Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan harapannya agar fasilitas publik seperti Planetarium Jakarta dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai tempat pemutaran film edukatif. Ia menilai bahwa planetarium tidak hanya berfungsi sebagai ruang observasi bintang, melainkan juga dapat menjadi sarana belajar interaktif bagi masyarakat, khususnya pelajar.

Planetarium Jakarta, yang terletak di kawasan Taman Ismail Marzuki, dilengkapi dengan dome berdiameter 12 meter serta sistem audio‑visual canggih. Selama ini, planetarium lebih dikenal dengan pertunjukan astronomi, namun ruang dalam dome tersebut memungkinkan penyajian berbagai konten visual yang bersifat edukatif, mulai dari dokumenter lingkungan hingga film sejarah.

Rano Karno menekankan pentingnya memanfaatkan ruang tersebut untuk menayangkan film‑film yang dapat menambah wawasan ilmiah dan budaya. Menurutnya, penayangan film edukatif di planetarium dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik bagi sekolah‑sekolah, lembaga kursus, maupun keluarga. “Kami ingin anak‑anak Jakarta dapat belajar sambil terhibur, menggabungkan ilmu pengetahuan dengan visual yang memukau,” ungkapnya.

  • Pengembangan jadwal khusus: Menyusun slot waktu khusus setiap minggu untuk pemutaran film edukatif.
  • Kolaborasi dengan institusi pendidikan: Menggandeng Dinas Pendidikan serta universitas untuk kurasi materi yang relevan.
  • Peningkatan fasilitas: Penambahan proyektor 4K dan sistem suara surround guna meningkatkan kualitas penayangan.
  • Program subsidi tiket: Menyediakan tiket terjangkau atau gratis bagi pelajar dan kelompok kurang mampu.

Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan Planetarium Jakarta dapat menjadi pusat pembelajaran non‑formal yang mendukung kurikulum sekolah serta meningkatkan minat masyarakat terhadap ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Rano Karno menutup pernyataannya dengan mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam mewujudkan visi tersebut, agar planetarium tidak hanya menjadi tempat menatap bintang, melainkan juga panggung bagi cerita‑cerita edukatif yang menginspirasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *