Menkeu Purbaya Setujui Efisiensi MBG Selama Tidak Mengurangi Kualitas Makanan
Menkeu Purbaya Setujui Efisiensi MBG Selama Tidak Mengurangi Kualitas Makanan

Menkeu Purbaya Setujui Efisiensi MBG Selama Tidak Mengurangi Kualitas Makanan

LintasWarganet.com – 27 Maret 2026 | Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan persetujuan atas usulan efisiensi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan syarat utama bahwa kualitas makanan yang disalurkan kepada masyarakat tidak mengalami penurunan.

Program MBG, yang diluncurkan pada tahun 2021, bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi keluarga kurang mampu, terutama di wilayah‑wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Hingga akhir 2023, total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp 3,5 triliun.

Berikut poin‑poin utama yang disampaikan oleh Menkeu terkait keputusan tersebut:

  • Efisiensi harus dicapai melalui pengurangan biaya operasional, bukan pemotongan bahan pangan utama.
  • Penyediaan makanan harus tetap memenuhi standar gizi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
  • Pengawasan kualitas makanan akan diperketat melalui audit rutin dan pelaporan transparan.
  • Penghematan yang berhasil diharapkan dapat dialokasikan kembali untuk memperluas jangkauan program.

Para ahli menilai bahwa langkah ini dapat meningkatkan keberlanjutan program, asalkan mekanisme kontrol mutu tidak terabaikan. Mereka menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian terkait, lembaga swadaya masyarakat, serta sektor swasta dalam mendukung rantai pasok yang efisien.

Selanjutnya, Kementerian Keuangan akan menyusun pedoman teknis untuk implementasi efisiensi, termasuk penggunaan sistem digital dalam proses pengadaan dan distribusi. Diharapkan, dengan penerapan teknologi, biaya administrasi dapat ditekan tanpa mengorbankan kualitas gizi makanan.

Keputusan ini juga mendapat sambutan positif dari organisasi kepedulian sosial yang menilai bahwa penyesuaian anggaran harus tetap berlandaskan pada kepastian bahwa penerima manfaat tidak merasakan penurunan mutu pangan.

Dengan persetujuan tersebut, program MBG diharapkan dapat terus beroperasi secara efektif, menjangkau lebih banyak keluarga, serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya penurunan angka kemiskinan dan peningkatan status gizi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *