Ribuan umat muslim gelar doa kebangsaan untuk bangsa dan presiden
Ribuan umat muslim gelar doa kebangsaan untuk bangsa dan presiden

Ribuan umat muslim gelar doa kebangsaan untuk bangsa dan presiden

LintasWarganet.com – 27 Juni 2026 | Ribuan jamaah Muslim berkumpul di Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Magelang, untuk melaksanakan doa kebangsaan yang ditujukan bagi negara dan Presiden Republik Indonesia. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 24 Mei 2024, melibatkan santri, tokoh agama, dan warga setempat yang hadir dengan semangat kebersamaan.

Doa kebangsaan dipimpin oleh Kiai H. Ahmad Zaini, Lc., yang menekankan pentingnya persatuan dan keimanan dalam mendukung pembangunan bangsa. Ia mengingatkan bahwa doa bersama tidak hanya menjadi simbol keagamaan, tetapi juga wujud nyata rasa cinta tanah air.

  • Waktu dan tempat: Sabtu, 24 Mei 2024, Pondok Pesantren An Nur 2 Al-Murtadlo, Bululawang, Magelang.
  • Jumlah peserta: Diperkirakan lebih dari 3.000 orang, termasuk santri, tokoh agama, dan masyarakat umum.
  • Agenda utama: Pembacaan doa kebangsaan, tausiyah, dan penyampaian harapan bagi pemimpin negara.

Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Pengkajian Islam dan Masyarakat (LPIM) Kabupaten Magelang, H. Arifin, menegaskan bahwa doa kebangsaan merupakan bentuk kontribusi umat Islam dalam memperkuat persatuan nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjunjung nilai-nilai Pancasila serta meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat.

Presiden Joko Widodo, yang belum hadir secara langsung, menerima ucapan doa tersebut melalui perwakilan Kementerian Agama. Pesan yang disampaikan menekankan pentingnya kerja sama lintas sektoral dalam mengatasi tantangan nasional, termasuk di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Acara berakhir dengan penyerahan simbolik bendera Merah Putih kepada perwakilan pemerintah daerah, yang kemudian dikibarkan sebagai tanda penghormatan kepada bangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menggelar doa kebangsaan serupa, memperkuat rasa kebangsaan, dan menumbuhkan solidaritas antarumat beragama.