LintasWarganet.com – 26 Juni 2026 | Vancouver, 26 Juni 2026 – Laga penentu Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia dan Selandia Baru akan digelar di BC Place pada Sabtu pagi, namun sorotan utama tetap pada performa Belgia yang kini berada di ambang krisis setelah harus puas dengan hasil imbang tanpa gol melawan Iran. Kekalahan tipis ini menambah tekanan pada tim asuhan Rudi Garcia, yang harus menjemput kemenangan melawan The All Whites untuk memastikan tempat di 32 besar.
Imbang Tanpa Gol melawan Iran: Tanda Kelemahan yang Mencuat
Pertandingan pertama Belgia di grup berakhir dengan skor 1‑1 melawan Mesir, namun yang paling mengkhawatirkan bagi Red Devils adalah hasil 0‑0 melawan Iran. Tanpa satu gol pun tercipta, pertahanan Belgia tampak rapuh dan lini serang kehilangan kreativitas. Kegagalan Kevin De Bruyne dan rekan‑rekan untuk mengoptimalkan peluang menciptakan keraguan di antara suporter dan analis.
Hasil imbang tersebut menempatkan Belgia pada posisi kedua klasemen, tergantung pada hasil pertemuan antara Mesir dan Iran. Jika Mesir berhasil mengalahkan Iran, Belgia tidak lagi memiliki peluang menjadi juara grup meski menang atas Selandia Baru. Namun, menjadi runner‑up tetap cukup untuk melaju ke babak 32 besar, di mana mereka akan berhadapan dengan pemenang laga antara Australia dan Paraguay.
Kembalinya Jeremy Doku: Harapan Baru di Sayap Sayap Kiri
Menjelang laga penting ini, Belgia mendapat kabar baik: winger berbakat Jeremy Doku kembali ke skuad setelah absen karena urusan pribadi. Doku, yang dikenal dengan kecepatan dan dribblingnya, diharapkan dapat menghidupkan kembali serangan Belgia yang kini terhambat. Pelatih Rudi Garcia menyatakan kepercayaan penuh pada Doku untuk menambah dimensi serangan, terutama dalam menghadapi pertahanan fisik Selandia Baru.
“Keberadaan Jeremy memberi kami pilihan taktik yang lebih fleksibel. Kami berharap dia dapat mencetak atau setidaknya menciptakan peluang bagi rekan-rekannya,” ujar Garcia dalam konferensi pers di Vancouver.
Selandia Baru: Lawan yang Tak Bisa Diremehkan
The All Whites memasuki laga ini dengan tekad kuat untuk mencetak sejarah pertama mereka di babak 32 besar. Setelah dua pertandingan awal yang menegangkan – imbang 2‑2 melawan Iran dan kekalahan 3‑2 dari Mesir – Selandia Baru kini berada di posisi yang membutuhkan kemenangan mutlak. Tim mereka menampilkan semangat menyerang, namun juga menunjukkan ketidakkonsistenan dalam menjaga keunggulan.
Jika Selandia Baru berhasil mengalahkan Belgia, mereka akan melaju dengan posisi pertama grup, sementara Belgia harus mengandalkan perhitungan gol selisih dan hasil pertandingan lain. Sebaliknya, kemenangan Belgia akan mengamankan tempat kedua, memberi mereka jalur melawan tim Asia‑Oseania di babak selanjutnya.
Strategi dan Tantangan Kedua Tim
- Belgia: Mengandalkan pengalaman pemain senior seperti De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Thomas Meunier, serta kecepatan Doku di sisi sayap. Namun, mereka harus memperbaiki akhir-akhir serangan dan menambah ketajaman di depan gawang.
- Selandia Baru: Mengutamakan pressing tinggi dan transisi cepat. Pemain kunci seperti Chris Wood dan Chris Gulliver diharapkan menjadi penggerak serangan.
Prediksi Akhir dan Dampak pada 32 Besar
Jika Belgia berhasil menorehkan kemenangan tipis, mereka kemungkinan akan melaju sebagai runner‑up dengan skor akhir grup G: 1‑1 Mesir, 0‑0 Iran, dan menang melawan Selandia Baru. Di babak selanjutnya, mereka akan menghadapi pemenang antara Australia dan Paraguay, sebuah laga yang diprediksi akan menuntut performa defensif solid dan serangan cepat.
Sementara itu, Selandia Baru yang menang akan melaju sebagai juara grup, mengharapkan keberuntungan melawan salah satu tim kuat dari zona Amerika Selatan atau Oceania.
Dengan tekanan yang terus meningkat, laga ini bukan sekadar pertarungan dua tim, melainkan ujian bagi Belgia untuk kembali menunjukkan kelasnya di panggung dunia. Kembalinya Jeremy Doku menjadi harapan terakhir mereka, sementara Iran yang tak tercatat sebagai lawan langsung tetap menjadi faktor penentu dalam dinamika grup.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet