Mantan Istri Ungkap Temperamen Taufik Hidayat, Pernikahan Hanya Bertahan 2 Pekan
Mantan Istri Ungkap Temperamen Taufik Hidayat, Pernikahan Hanya Bertahan 2 Pekan

Mantan Istri Ungkap Temperamen Taufik Hidayat, Pernikahan Hanya Bertahan 2 Pekan

LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Seorang wanita yang mengaku sebagai mantan istri Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa sikap tempramen suaminya menjadi faktor utama berakhirnya pernikahan yang hanya bertahan selama dua pekan. Pernyataan tersebut disampaikan kepada media lokal di Bandung, sekaligus menambah sorotan publik terhadap kehidupan pribadi mantan bintang bulu tangkis nasional.

Berikut rangkuman beberapa insiden yang diklaim terjadi selama dua pekan pernikahan mereka:

  • Hari pertama: Taufik menolak masuk ke dalam rumah mertua karena merasa tidak diundang secara resmi, sehingga memicu argumen panjang.
  • Hari ketiga: Sebuah diskusi tentang pengelolaan keuangan berakhir dengan Taufik mengemukakan ancaman memutuskan hubungan secara sepihak.
  • Hari kelima: Taufik mengkritik penampilan mantan istri di depan tamu, memicu pertengkaran yang berujung pada pintu rumah dibanting.
  • Hari ketujuh: Terjadi insiden di mana Taufik menuduh mantan istri melakukan perselingkuhan tanpa bukti, menyebabkan mantan istri mengundurkan diri dari rumah.

Kejadian-kejadian tersebut akhirnya mendorong mantan istri untuk mengajukan laporan kepada kepolisian Bandung. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan potensi pelanggaran hukum lainnya. Sampai saat ini, Taufik Hidayat belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut.

Reaksi publik terbagi antara simpati terhadap mantan istri yang merasa tertekan dan skeptisisme terhadap kebenaran klaim tersebut. Beberapa netizen menilai bahwa masalah pribadi seorang publik figur sebaiknya disikapi dengan hati‑hati, sementara yang lain menuntut adanya proses hukum yang transparan.

Kasus ini menambah deretan kontroversi yang pernah melibatkan Taufik Hidayat, baik di dunia olahraga maupun kehidupan pribadi. Jika terbukti, hal ini dapat memberikan dampak signifikan pada citra publiknya serta menimbulkan pertimbangan hukum yang serius.