Pertumbuhan Kredit di Jawa Timur Capai Rp 628 Triliun hingga April 2026, Catatan OJK
Pertumbuhan Kredit di Jawa Timur Capai Rp 628 Triliun hingga April 2026, Catatan OJK

Pertumbuhan Kredit di Jawa Timur Capai Rp 628 Triliun hingga April 2026, Catatan OJK

LintasWarganet.com – 24 Juni 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Jawa Timur melaporkan bahwa total kredit yang disalurkan hingga April 2026 mencapai Rp 628 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh kondisi likuiditas yang kuat serta permodalan yang memadai pada lembaga keuangan di provinsi tersebut. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi kontributor utama, diikuti oleh industri manufaktur dan perdagangan.

Tahun Kredit (Triliun Rp)
2024 (s/d Apr) 528
2025 (s/d Apr) 578
2026 (s/d Apr) 628

Berikut beberapa faktor utama yang mendukung pencapaian tersebut:

  • Stabilitas likuiditas bank berkat kebijakan moneter yang prudent.
  • Peningkatan permodalan bank melalui penambahan modal inti.
  • Dukungan program pemerintah untuk pemberdayaan UMKM.
  • Peningkatan digitalisasi layanan keuangan yang mempermudah akses kredit.

Dengan kredit yang terus tumbuh, diharapkan dampak positif akan terasa pada perekonomian regional, termasuk peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan percepatan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

OJK menegaskan komitmennya untuk terus memantau kesehatan sektor keuangan serta memastikan penyaluran kredit tetap berkelanjutan dan inklusif.