Jabar Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa di Sekolah Swasta
Jabar Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa di Sekolah Swasta

Jabar Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa di Sekolah Swasta

LintasWarganet.com – 24 Juni 2026 | Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengumumkan rencana peluncuran program beasiswa yang akan menyalurkan bantuan kepada sekitar 80.000 siswa yang menempuh pendidikan di sekolah swasta. Program ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi keluarga berpenghasilan rendah hingga menengah.

Beasiswa yang ditawarkan meliputi biaya sekolah, buku, seragam, serta tunjangan transportasi. Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini diperkirakan mencapai Rp 1,2 triliun, dengan sumber dana berasal dari APBD 2025 dan kontribusi dari Badan Pengelola Keuangan Pendidikan.

Target dan Kriteria Penerima

  • Siswa kelas 1 sampai kelas 12 di sekolah swasta yang terdaftar di wilayah Jawa Barat.
  • Penghasilan orang tua atau wali tidak melebihi batas yang ditetapkan (sekitar Rp 5 juta per bulan).
  • Memiliki prestasi akademik minimal rata-rata nilai 7,0.
  • Berstatus warga negara Indonesia.

Rencana Pelaksanaan

Tahap Waktu Kegiatan
Pendaftaran Juli – Agustus 2025 Penerimaan data calon penerima melalui portal resmi.
Verifikasi September 2025 Validasi dokumen dan verifikasi kelayakan.
Pencairan Oktober 2025 – Desember 2026 Pembayaran beasiswa ke sekolah masing‑masing.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menegaskan pentingnya program ini dalam menurunkan beban biaya pendidikan dan mendorong pemerataan kualitas belajar di seluruh provinsi. Ia menambahkan, “Kami berkomitmen memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga.”

Pengelola program akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, yayasan sekolah, serta lembaga keuangan untuk memastikan penyaluran dana tepat sasaran. Pihak terkait juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna menilai dampak program terhadap peningkatan angka partisipasi pendidikan di sektor swasta.

Jika berhasil, inisiatif ini diharapkan menjadi model bagi provinsi lain dalam mengatasi kesenjangan biaya pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.