Juventus Targetkan Kolo Muani, Negosiasi Panas dengan PSG Mengancam Bursa Transfer Musim Panas 2026
Juventus Targetkan Kolo Muani, Negosiasi Panas dengan PSG Mengancam Bursa Transfer Musim Panas 2026

Juventus Targetkan Kolo Muani, Negosiasi Panas dengan PSG Mengancam Bursa Transfer Musim Panas 2026

LintasWarganet.com – 24 Juni 2026 | Juventus tengah berada di persimpangan penting pada bursa transfer musim panas 2026. Setelah Dusan Vlahovic diprediksi akan meninggalkan Turin ketika kontraknya habis pada akhir Juni, sang klub membutuhkan striker baru yang dapat mengisi kekosongan tersebut. Dua nama muncul sebagai kandidat utama, yakni Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain (PSG) dan Alexander Sorloth dari Atletico Madrid. Kedua pemain sama-sama sulit direkrut karena permintaan harga yang tinggi dari klub pemilik mereka.

Situasi Bursa Transfer Juventus

Pelatih Luciano Spalletti mengungkapkan bahwa lini depan Juventus membutuhkan tambahan tenaga penyerang yang mampu mencetak gol secara konsisten. Statistik Vlahovic di Serie A menunjukkan penurunan kontribusi akhir musim lalu, sehingga manajemen klub telah menyiapkan rencana cadangan. Radar transfer menyoroti Kolo Muani, yang pernah mengisi posisi striker pada paruh kedua musim 2024/2025 ketika ia dipinjamkan ke Turin dan mencetak 10 gol dalam 22 penampilan. Penampilan tersebut meninggalkan kesan positif di antara penggemar Bianconeri, sekaligus menimbulkan harapan bahwa ia dapat kembali menjadi bagian penting dari serangan Juventus.

Kolo Muani: Pilihan Utama Juventus

Randal Kolo Muani, penyerang asal Prancis yang berusia 28 tahun, menjadi fokus utama dalam diskusi internal Juventus. Pada musim lalu, klub berhasil mengontraknya dengan skema pinjaman disertai opsi pembelian, namun proses tersebut terhenti karena PSG menuntut nilai transfer yang dianggap terlalu tinggi. Menurut laporan jurnalis Gianluca Di Marzio, negosiasi antara Juventus dan PSG masih berlangsung, namun permintaan harga sebesar 35 juta euro menjadi penghalang utama.

Untuk mengatasi kendala finansial, Juventus mengusulkan skema baru berupa pinjaman dengan kewajiban membeli (obligation to buy) alih-alih opsi. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi beban pembayaran di muka, sekaligus memberi Juventus ruang manuver dalam mengelola cash flow, terutama mengingat klub gagal lolos ke Liga Champions musim ini dan harus menyesuaikan belanja pemain dengan pendapatan yang lebih terbatas.

Negosiasi dengan PSG

Dalam beberapa hari terakhir, negosiasi antara kedua klub dilaporkan semakin intens. Sebuah sumber yang disebut “Nyonya Tua” – julukan bagi negosiator senior PSG – dikabarkan mulai membuka ruang diskusi untuk menurunkan harga transfer di bawah 35 juta euro. Juventus berupaya menekan harga dengan mengubah struktur kesepakatan menjadi pinjaman berjangka dengan kewajiban membeli, strategi yang diyakini lebih realistis bagi kedua belah pihak.

Namun, PSG tetap menegaskan nilai pemainnya. Jurnalis Alfredo Pedullà melaporkan bahwa klub Paris mempertahankan ekspektasi harga antara 35 hingga 40 juta euro, mengingat kontrak Kolo Muani masih berlaku selama dua tahun lagi dan pemain tersebut dianggap berada di luar rencana teknis klub. Sejauh ini, belum ada kesepakatan final, dan proses negosiasi diperkirakan akan berlanjut hingga menit‑menit terakhir jendela transfer.

Alternatif Lain: Alexander Sorloth

Selain Kolo Muani, Juventus juga menaruh mata pada Alexander Sorloth, penyerang asal Norwegia yang saat ini berada di Atletico Madrid. Kesepakatan pribadi antara Juventus dan Sorloth telah tercapai, tetapi seperti halnya dengan PSG, permintaan harga Atletico menjadi batu sandungan. Jurnalis Matteo Moretto menyebutkan bahwa Atletico menginginkan nilai transfer yang sebanding dengan peran Sorloth di tim mereka, sehingga Juventus harus menyiapkan tawaran yang kompetitif.

Hambatan Finansial Juventus

Gagal masuk ke Liga Champions menurunkan pendapatan operasional Juventus secara signifikan. Hal ini memaksa manajemen klub untuk lebih selektif dalam belanja pemain, mengutamakan struktur pembayaran yang fleksibel. Skema pinjaman dengan opsi atau kewajiban membeli menjadi solusi yang sering dipertimbangkan untuk mengurangi risiko keuangan sekaligus memastikan kualitas skuad tetap terjaga.

Prospek Kedepan

CEO baru Juventus, Giovanni Carnevali, menegaskan kembali komitmen klub untuk mengamankan Kolo Muani secara permanen. Dalam sebuah wawancara dengan Radio Bianconera, ia menyatakan, “Kami terus bekerja dengan PSG. Tujuannya jelas, membawa Kolo Muani kembali ke Turin untuk memperkuat lini serang kami.” Spalletti juga menambahkan bahwa bila Kolo Muani tidak dapat direkrut, klub memiliki rencana cadangan dengan menargetkan pemain lain yang dapat menyesuaikan taktik ofensif yang diinginkan.

Jika kesepakatan dengan PSG atau Atletico Madrid tidak tercapai, Juventus mungkin akan meninjau opsi lain di pasar, termasuk pemain yang tersedia dengan nilai transfer lebih terjangkau atau mengandalkan pemain muda dari akademi Bianconeri. Namun, tekanan untuk menemukan pengganti Vlahovic tetap tinggi, mengingat ekspektasi juara domestik dan kompetisi Eropa yang ingin dipulihkan.

Secara keseluruhan, bursa transfer musim panas ini menjadi ujian besar bagi Juventus. Keberhasilan atau kegagalan dalam merekrut Kolo Muani atau Sorloth akan sangat memengaruhi performa tim di kompetisi domestik Serie A serta peluang klub untuk kembali bersaing di panggung Eropa. Dengan negosiasi yang masih berlangsung, para penggemar dan analis sepak bola menantikan keputusan akhir yang akan menentukan arah strategi Juventus ke depan.